BATAM – Sebanyak 1300 peserta mengikuti ujian tertulis pelatihan kerja yang digelar Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) kota Batam di lantai 2 Kampus Tourism Politeknik Tiban Ayu, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu(26/3/2016).
“Hari ini pesertanya mencapai 1300 orang. Alhamdulillah semunya lancar,” ujar Kabid Pelatihan dan Produktifitas Kerja Disnaker Batam Luhut Marbun kepada AMOK Group.
Luhut mengaku sangat mengapresiasi kesadaran dari seluruh peserta yang sudah bagus saat mengantri untuk mengikuti ujian.
“Tak satupun daun yang jatuh tadi saya lihat di luar, saya salut akan kesadaran masyarakat Batam sekarang. Petugas kami mudah mengarahkan peserta,” jelasnya.
Dikatakannya bahwa peserta yang lulus pelatihan, nantinya akan diberikan kesempatan bekerja di perusahaan rekanan Disnaker Batam.
“Yang lolos nanti akan kami salurkan ke beberapa perusahaan, kami langsung yang turun,” ujarnya.
Luhut menjelaskan bahwa dari seluruh peserta yang mengikuti ujian hari ini(Sabtu,red) hanya menyerap sebanyak 600 peserta.
“Yang di serap memang hanya 600 peserta saja, namun setidaknya dengan pelatihan ini akan meningkatkan ketrampilan peserta untuk bersaing di ajang MEA,” jelasnya.
Jasman, salah satu peserta dari Kelurahan Temayong, Kecamatan Bulang mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan yang digelar Disnaker Batam.
“Alhamdulillah mas, semoga tahun depan lebih banyak lagi warga pulau yang ikut di sini,” harapnya.
(red/dro)
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.