Karimun – Sebanyak 2.051 kontrak Tenaga Honorer Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Karimun Provinsi Kepulauan Roau (Kepri) diiperpanjang. Hal itu ditandai dengan penyerahan SK (Surat Keputusan) secara simbolis kepada para tenaga honorer oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq usai apel pagi, Senin (7/1/2019) di Halaman Kantor Bupati Karimun.
Penyerahan SK itu, turut diikuti Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, H M Firmansyah dan dihadiri dan disaksikan para Kepala OPD, Kabag dan Kabid serta ASN dilingkungam Pemkab Karimun. Sementara itu, sebanyak 74 orang tenaga honorer diberhentikan atau kontraknya tidak diperpanjang.
Rafiq mengatakan, perpanjangan kontrak terhadap 2.051 tenaga honorer itu sudah mencakup keseluruhan dilingkungan Pemkab Karimun termasuk tenaga honorer yang bertugas di sekolah-sekolah.
Dikatakan, perpanjangan kontrak tersebut dilakukan setiap tahunya bagi honorer yang berkinerja bagus. Sedangkan alasan pemecatan atau tidak diperpanjangnya kontrak terhadap 74 tenaga honorer, dikarenakan berbagai macam indikator.
Ada karena tersandung kasus penyalahgunaan narkoba, tidak aktif lagi bekerja, ada yang mengajukan berhenti, pindah dan ada yang mengundurkan diri karena mencalonkan (caleg) menjadi anggota legislatif.
“Jika mencaleg, sesuai aturan harus mengundurkan diri dari honorer. Bagi kontraknya yang diperpanjang, diharapkan agar terus meningkatkan kinerja dan disiplinnya kedepan” pungkasnya. (Hasian)
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.