BATAM – Sebanyak 200 ton beras Bulog dari Tanjung Pinang akan tiba di Batam. Beras tersebut bertujuan untuk menambah ketersediaan stok kebutuhan operasi pasar.
Hal itu disampaikan Agung Rochman selaku Kepala Sub Divre Bulog Wilayah Batam kepada SWARAKEPRI.COM, pada Rabu (14/2/2018), di Kantor Bulog Sub Divre Batam.
Ia mengatakan, operasi pasar masih akan berlangsung hingga Maret 2018. Untuk itu, guna menambah ketersediaan stok beras dan mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat, pihaknya mendatangkan beras dari Tanjung Pinang.
“Perlu digaris bawahi, untuk Operasi Pasar itu jenis berasnya yang medium bukan yang premium,” kata Agung.
Ia menambahkan, ketersediaan stok beras bulog saat sekarang ini di dua Sub Divre Batam dan Karimun sebanyak dua ribu ton.
“Kalau misalnya stok itu kurang karena tingginya permintaan, maka kita akan minta ke Sub Divre Bulog yang lain seperti dari Jawa maupun yang lainnya,” tegas Agung.
Sementara, berdasarkan data Disperindag Batam, stok beras di wilayah Batam dipenuhi oleh 18 distributor, termasuk diantaranya Bulog.
“Saat ini, masih 15 dari 18 distributor beras yang memberikan laporan ke Disperindag Batam,” ungkap Kasi Distribusi Bidang Perdagangan Disperindag Batam, Ria Sitompul.
Total stok beras yang dipenuhi oleh 15 distributor tersebut mencapai 3.367,06 ton, termasuk diantaranya dari Bulog yang memiliki persediaan sebanyak 1.254,62 ton beras.
Ria mengharapkan agar distributor segera melaporkan stok beras ke Disperindag Batam.
“Jika ada distributor yang belum memberikan laporan data stok beras ke Disperindag akan diberikan surat teguran secara bertahap hingga pembekuan sementara surat izin jika data stok beras tidak dilaporkan,” tegasnya kemudian.
Penulis : Syahril
Editor : Siska
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.