Categories: BATAM

Ada Makam Berusia Hampir 50 Tahun di Kelurahan Sadai

BATAM – Ada sebuah kompleks pemakaman kecil yang terletak di Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong. Usia makam tersebut terbilang cukup tua, yaitu hampir 50 tahun.

Salah satu nisan makam tersebut tertulis meninggal pada tahun 1970. Jika dihitung sampai saat ini, maka usia makam tersebut berusia 49 tahun. Dalam kompleks pemakaman ini terdapat sekitar belasan makam.

Menurut cerita keluarganya, orang yang di makamkan di sana sudah lama menempati kawasan tersebut jauh sebelum Otorita Batam atau Badan Pengusahaan Batam berdiri.

“Ini makam kakek suami saya. Namanya Pak Alek. Dulunya beliau adalah nelayan,” terang wanita paruh baya yang biasa di panggil Cek Bu.

Dia juga menyampaikan bahwa kakek suaminya tersebut di makamkan bersama istri dan anak-anaknya di sana. Cek bu yang ditemui pada Sabtu (9/11/2019) sore itu juga mengutarakan tentang pekerjaan kakeknya semasa hidup.

Pak alek, seperti yang ia ceritakan adalah seorang nelayan. Setiap hari Pak Alek pergi melaut melalui sungai di sekitar tempat tinggalnya. Yang saat ini tak jauh dari Sekolah Mondial.

“Dulu sebelum ada perumahan-perumahan seperti ini, kakek melaut lewat sungai yang ada di depan situ,” kata dia.

Anak angkat Cek Bu, Putri, juga menceritakan siapa saja orang yang di makamkan di sana. Salah satunya yaitu makam mertua ibu angkatnya yang baru meninggal pada tahun lalu.

“Itu makam yang baru adalah makam mertua ibu saya. Anaknya almarhum Pak Alek. Beliau meninggal setahun yang lalu,” terang Putri.

Kepada swarakepri.com, Putri menghawatirkan makam keluarga tersebut lantaran baru-baru ini ada kasus sengketa lahan di sekitar komplek pemakaman keluarganya. “Saya tidak tahu bagaimana persisnya masalah ini,” kata dia.

Putri megatakan bahwa keluarganya tidak pernah merasa menjual lahan kepada perusahaan manapun. “Yang kami tahu kami tidak pernah merasa menjual lahan kepada perusahaan,” pungkasnya.

 

Penulis/Editor: Sholihul Abidin

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

24 menit ago

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…

29 menit ago

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…

1 jam ago

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa…

2 jam ago

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Pastikan dokumen kontrak dan visa Anda aman tanpa cacat. Pelajari standar penanganan profesional saat kirim…

2 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Bandung (Jawa Barat), 10 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2…

2 jam ago

This website uses cookies.