Adipura Didapat, Petugas Kebersihan Diperbudak

BATAM – swarakepri.com : Penghargaan piala Adipura yang diperoleh Kota Batam dari Presiden Republik Indonesia, Senin(10/6/2013) tidak lepas dari perjuangan para pekerja Tenaga Harian lepas(THL) yang ada di Dinas Kebersihan dan Pertamanan(DKP) Kota Batam yang setiap hari bekerja membersihkan sampah yang bertebaran di Kota Batam.

Sangat ironis, ketika Kota Batam kembali menerima penghargaan dibidang kebersihan ini, para pahlawan bidang kebersihan yang ada di Kota Batam justru merasa diperbudak Pemko Batam karena hak-hak mereka sebagai pekerja tidak pernah dipenuhi, bahkan baru-baru ini 31 pekerja THL dengan seenaknya di pecat oleh Dinas DKP Batam.

Ketua Umum Persatuan Nusa Kenari(PKNK) Batam, Iswahyudi ketika dijumpai di Kantor DPRD Batam hari ini, Selasa(11/6/2013) mengaku sangat kecewa dengan sikap Pemerintah Kota Batam yang sampai saat ini belum memberikan solusi atas nasib 31 pekerja THL Dinas DKP Batam yang telah dipecat tersebut.

“Pemko Batam tidak punya hati nurani. Wawako Batam berbohong kepada masyarakat. Apa yang diucapkan tidak pernah ditepati,” ujarnya sesuai menanyakan agenda hearing pekerja THL DKP di Komisi IV DPRD Batam.

Ketika disinggung mengenai Kota Batam yang kembali meraih penghargaan Adipura, Iswahyudi mengatakan bahwa penghargaan tersebut sangat menyakiti ratusan pekerja THL yang ada di DKP Batam. Menurutnya ratusan pekerja THL yang saat ini bekerja di Dinas DKP Batam masih diperbudak oleh Pemko Batam.

“Penghargaan itu yang menikmati hanya pemimpin daerah saja. Dampaknya untuk masyarakat apa? kecamnya.

Iswahyudi menegaskan agar Pemko Batam jangan bermain-main dengan nasib 31 pekerja THL yang telah dipecat. “Kami tidak akan biarkan masalah ini “masuk tong sampah”. Kami akan terus perjuangkan agar pekerja THL yang dipecat mendapatkan pesangon dan yang masih bekerja di honor daerahkan. Dan jika perlu kami akan melakukan unjuk rasa dengan massa yang lebih besar,” ujarnya.(red)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

41 menit ago

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…

46 menit ago

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…

2 jam ago

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa…

2 jam ago

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Pastikan dokumen kontrak dan visa Anda aman tanpa cacat. Pelajari standar penanganan profesional saat kirim…

2 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Bandung (Jawa Barat), 10 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2…

2 jam ago

This website uses cookies.