Categories: BATAM

Ajak Ikut Daftar Relokasi, Tim Terpadu Datangi Rumah Warga Sembulang

BATAM – Tim terpadu gabungan dari Polri, TNI, Ditpam BP Batam dan Satpol PP mendatangi rumah-rumah warga di Sembulang Pulau Rempang guna mengajak warga mendaftarkan diri untuk mendapatkan rumah relokasi dari Pemerintah.

Hal ini diungkapkan salah satu warga Sembulang kepada SwaraKepri, Sabtu 9 September 2023.

“Tadi pagi tim terpadu datang ke rumah-rumah masyarakat, meminta masyarakat agar bisa segera mendaftarkan diri untuk mendapatkan rumah relokasi dari pemerintah. Tapi, masyarakat sepakat tidak ada yang mau ikut mendaftarkan diri mereka,” ujarnya sambil meminta namanya tidak dipublikasikan.

Kata dia, pihak tim terpadu tersebut membuat posko di kantor Camat Galang dan RSKI bagi masyarakat untuk mendata masyarakat yang mau menerima program ganti rumah tersebut.

“Katanya yang mau mendaftar bisa datang ke kantor Camat Galang dan RSKI. Tadi, tidak ada yang ke sana, semuanya diam saja di rumah masing-masing,” bebernya.

Sementara itu, kata dia, untuk tim pengukuran yang telah berada di Sembulang masih melakukan pengukuran di Sembulang Hulu, Tanjung Banun di dekat pinggir-pinggir jalan raya.

“Pengukuran tadi masih ada, mereka sudah di Sembulang Hulu sama Tanjung Banun. Masih di pinggir-pinggir jalan raya saja yang diukur dan dipasangi patok,” ujarnya.

Sementara itu warga Tanjung Banun menyatakan menolak tegas relokasi yang akan dilakukan BP Batam tersebut.

“Kami dari masyarakat Tanjung Banun ingin menyatakan sikap kami bahwasanya kami menolak dengan tegas relokasi yang akan dilakukan BP Batam terhadap wilayah kami,”ujar Rusnan selaku Korlap Tanjung Banun, Minggu 10 September 2023 siang,

“Kami meminta hentikan terhadap segala bentuk intimidasi terhadap masyarakat kami yang bisa membuat trauma kepada masyarakat kami,”tegasnya.

BP Batam: Daftar Lebih Awal, Warga Rempang Dapat Prioritas Pilih Rumah Ganti

Kampung Pengembangan Nelayan Maritime City seluas 471 Ha, berada di tepi perairan Galang, akan jadi pemukiman baru yang khusus dibangun bagi masyarakat Rempang terdampak Proyek Stategis Nasional Rempang Eco-City.

Pada akhir 2024, pemerintah komit pemukiman Tahap 1 dapat dihuni masyarakat Rempang.

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KLTC® Bekali Ribuan Mahasiswa melalui Career Preparation Class, Dorong Kesiapan Karier Generasi Muda

KLTC® membantu ribuan mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional melalui program Career Preparation Class. Kuncoro…

43 menit ago

Tuntutan Belum Siap, Sidang Kasus Penguasaan Lahan 175,39 Hektar di Rempang Ditunda

BATAM - Sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum(JPU) terhadap Direktur Utama PT Agrilindo Estate,…

51 menit ago

Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan

Latar Belakang: Partisi Sistem Sungai Sistem Sungai Indus terdiri dari enam sungai besar—Indus, Chenab, Jhelum,…

2 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Targetkan Tanam 50.000 Pohon, Perkuat Komitmen Lingkungan di Hari Bumi

Peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo untuk…

2 jam ago

Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menegaskan langkah tegas dalam menindak praktik penyalahgunaan…

6 jam ago

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan Terintegrasi dan Terjangkau

KAI mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek per hari selama libur panjang 1–3 Mei 2026 untuk…

9 jam ago

This website uses cookies.