BATAM – Beberapa warga yang mengurus paspor mengaku kecewa dengan pelayanan yang ada di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam.
Mereka mengaku kesal karena merasa diterlantarkan dan disuruh menunggu foto-wawancara diruang pelayanan tanpa kejelasan oleh oknum calo berinisial AF, Jumat(12/2/2016).
Parahnya lagi, setelah mengantri cukup lama, sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pegawai Imigrasi justru menyuruh mereka pulang dengan alasan petugas foto sudah pulang.
“Ibu nunggu siapa yah? ini sudah jam 5, petugasnya sudah pulang semua dan ruangannya sudah kosong,” ujar petugas tersebut dengen enteng.
Mendengar perkataan petugas tersebut, sontak saja membuat mereka menjadi kaget dan bingung. Pasalnya oknum calo berinisial AF justru tidak kelihatan batang hidungnya.
“Kok pulang mas, tadi kita disuruh AF tunggu disini. Katanya kami akan dipanggil buat rekam, tapi petugasnya kok malah pulang? Jadi kami gimana ini mas,” ujar salah satu perempuan setengah baya sambil kebingungan.
Pantauan dilapangan, calo paspor masih marak di ruang pelayanan Imigrasi Batam. Beberapa calo sudah terlihat menggunakan tanda pengenal.
Saat berita ini diunggah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Agus Wijaya belum bisa dikonfirmasi terkait keberadaan calo yang ada.
(red/CR 2)
Menyusul kesuksesan peluncurannya di Yogyakarta, koleksi kolaboratif Purana dan Puragraph x Anton Afganial yang diakui secara luas hari ini melanjutkan…
Hari Jumat selalu menjadi momen yang paling krusial sekaligus mendebarkan bagi para pelaku pasar keuangan…
Data awal Bittime menunjukkan minat investor Indonesia terhadap Tokenized US Stocks terus meningkat, dengan mayoritas…
Rutinitas transaksi sehari-hari ternyata bisa memberikan manfaat lebih. Mulai dari membayar salah satu pengeluaran rutin,…
Jakarta, 9 Juli 2026 – Indonesia mengambil langkah besar dalam mempercepat transformasi ekonomi digital melalui Indonesia Open…
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan melalui kesiapan jaringan…
This website uses cookies.