BATAM – swarakepri.com : Satu hari menjelang lebaran, minuman ringan Teh Botol Sosro kadaluarsa yang sudah berjamur ditemukan beredar di Batam. Masyarakat harus waspada dan berhati-hati untuk mengkomsumsi minuman ini karena dikhawatirkan bisa menyebabkan keracunan.
Maria, salah seorang karyawan sebuah rumah makan yang ada di Batam Center kepada swarakepri mengaku terkejut karena menemukan satu botol minuman Teh Botol Sosro yang isinya sudah berjamur dan penuh kotoran.
“Tadi pas ada orang mau beli, saya melihat sosronya kok isinya kotor! setelah diamati ternyata didalam banyak kotoran yang sudah berjamur,” ujarnya sambil menunjukkan botol minuman sosro yang berjamur tersebut ke awak media ini,Rabu(7/8/2013).
Dikatakannya bahwa minuman tersebut diantar oleh pihak distributor sekali dalam seminggu. Dan untuk minuman yang berjamur tersebut, Maria mengaku baru diantar pihak distributor beberapa hari lalu.
“Kalau tidak salah minuman ini baru diantar 4 hari lalu mas,” ujarnya.
Dengan penemuan tersebut, Maria meminta agar pihak distributor bisa lebih hati-hati untuk memasarkan produknya ke masyarakat.
“Untung saja belum sempat diminum sama pelanggan kami! Kalau ada apa-apa, siapa yang mau tanggung jawab mas!” tegasnya.
Sampai berita ini diunggah pihak distributor minuman teh sosro yang berkantor di Batu Ampar ini belum bisa dikonformasi.(red)
KAI Logistik, melalui layanan pengiriman yang berfokus pada barang ritel yaitu KALOG Express, berhasil mengakomodasi…
Retail dengan banyak cabang sering mengalami ketidaksesuaian antara stok, transaksi kasir, dan laporan keuangan karena…
Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai…
Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap…
Partisipasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari…
Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni) tercermin dari…
This website uses cookies.