Categories: Lingga

Alat PCR Baru Pemkab Lingga Belum Bisa Dioperasikan, Ini Alasannya

LINGGA – Pemerintah Kabupaten Lingga akhirnya memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk menentukan seseorang tersebut positif atau negatif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga Abdul Mulkan Azima, bahwa untuk alat PCR tersebut sudah datang sejak satu bulan lalu.

“Namun untuk pengoperasian alat tersebut masih belum. Sebab alat tersebut harus di rakit terlebih dahulu oleh tim teknis dari kota Batam dan kita masih menunggu,” kata Mulkan (29/8/2021)

Dijelaskan Mulkan, selain itu pihaknya juga harus mempersiapkan SDM untuk pengoperasian alat tersebut dan mereka harus dilatih terlebih dahulu.

“Kemudian melatih tenaga kesehatan untuk mengoperasikan alat PCR tersebut, khususnya tenaga labor,” jelas Mulkan.

Lalu, pihaknya harus mempersiapkan administrasinya dan untuk penanggungjawabnya dari dokter spesialis Patologi.

“Sementara dokter spesialis patologi kita tidak ada maka kita bekerjasama dengan Batam, untuk dokter patologinya, sehingga hasil PCR kita diakui,” bebernya.

Alat tersebut nantinya akan diletakkan di RSUD Encik Mariam. Sebab pihak RSUD Encik Mariam sudah siap dan alatnya hampir lengkap.

“Sementara untuk di RSUD Dabo Singkep alat pendukungnya belum lengkap. Jadi kalau kita menunggu lengkap justru makin lama,” ujarnya.

Untuk di RSUD Dabo Singkep pihaknya sedang mengusulkan ke Kementerian Kesehatan.

“Insyaallah untuk dabo ada dan kita menunggu dari Kemenkes,” katanya.

Mulkan mengatakan bahwa pihaknya akan mengusahakan secepatnya alat PCR tersebut dapat digunakan.

“Kami tidak dapat memastikan kapan alat tersebut dapat digunakan. Namun kami berupaya semaksimal mungkin secepatnya alat PCR tersebut bisa digunakan,” tutupnya./Ruslan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

49 menit ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

17 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

22 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

23 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

24 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

24 jam ago

This website uses cookies.