Categories: BISNIS

ALLU Indonesia Kolaborasi deGadai Hadirkan Solusi “SELL LATER”

ALLU, bagian dari Valuence Holdings Jepang dan dikelola oleh Mastro Luxe Group di Indonesia, terus menunjukkan dominasinya sebagai salah satu pemain global di pasar barang mewah preloved setelah baru saja mencatat sejarah dengan mengakuisisi Hermès Birkin pertama Jane Birkin seharga Rp. 163 Miliar di lelang Sotheby’s Paris.

Dengan 18 outlet ALLU yang tersebar di 9 kota besar Indonesia, Mastro Luxe membuktikan kekuatan jaringan yang luas dan berkelanjutan di pasar domestik. Pencapaian ini bukan sekadar ekspansi, tetapi juga mencerminkan komitmen investasi jangka panjang dan keseriusan mereka dalam mengembangkan pasar yang terus bertumbuh ini.

Mastro Luxe kini resmi menggandeng deGadai dalam meluncurkan program inovatif ALLU “SELL LATER” di Jakarta. Melalui program “SELL LATER”, pelanggan tetap mendapatkan dana secara langsung sesuai nilai barang mewah yang dimiliki, tanpa harus melepas kepemilikan. Pada akhir periode pilihan ada di tangan mereka — apakah akan melanjutkan penjualan ke ALLU atau mengambil kembali barang mewah tersebut. Program ini hadir sebagai solusi bagi berbagai kalangan yang membutuhkan suntikan modal cepat untuk berbagai keperluan, mulai dari mengembangkan usaha, mewujudkan rencana pribadi yang bernilai, hingga memanfaatkan peluang investasi yang muncul secara tiba-tiba.

Barang mewah yang diterima ALLU mencakup tas mewah, jam tangan, perhiasan, dan barang koleksi bernilai tinggi lainnya. Semua proses dilakukan dengan penilaian profesional dan standar internasional yang dibawa oleh ALLU sebagai bagian dari Valuence Holdings Japan.

“Kerja sama ini mencerminkan visi kami untuk memperluas akses finansial yang aman, transparan, dan fleksibel bagi pasar barang mewah di Indonesia,” ujar Dian Stefani selaku Direktur PT Mastro Luxe Indonesia. “Sebagai bagian dari Valuence Holdings Japan, kami membawa standar internasional dalam penilaian barang mewah dan menggabungkannya dengan solusi finansial cepat dari deGadai, sehingga pelanggan dapat memaksimalkan asetnya tanpa kehilangan kendali.”

Founder & CEO deGadai, Sugih Yusuf (Alung), menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah terobosan penting di pasar barang mewah. “SELL LATER memungkinkan pemilik aset mewah, baik perorangan maupun pelaku usaha, untuk mengubah aset menjadi modal kerja secara instan, sambil tetap memberi opsi untuk mempertahankan kepemilikan. Ini adalah bentuk layanan yang tidak hanya eksklusif, tetapi juga relevan dengan dinamika pasar yang bergerak cepat.”

Program ini tersedia di seluruh outlet ALLU di Jakarta, dengan layanan yang mencakup tas mewah, jam tangan, perhiasan, hingga koleksi bernilai tinggi lainnya, melalui proses penilaian profesional serta jaminan privasi. Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pengalaman terbaik, ALLU Indonesia tidak hanya memberikan promo eksklusif di outlet, tetapi juga menghadirkan program ALLU Rewards sebagai wujud apresiasi bagi para pelanggan setia.

Tentang PT. deGadai Solusi Digital

deGadai adalah penyedia layanan gadai barang mewah terpercaya di Indonesia yang menghadirkan solusi finansial cepat, aman, dan fleksibel bagi individu maupun pelaku usaha. Fokus pada aset bernilai tinggi seperti tas branded, jam tangan eksklusif, perhiasan, hingga barang luxury lainnya, deGadai memberikan pengalaman transaksi yang profesional dengan penilaian akurat dan penyimpanan berstandar internasional. Dengan sertifikasi ISO/IEC 27001 dari TÜV Rheinland, deGadai menjamin keamanan dan kerahasiaan setiap transaksi, sekaligus menawarkan fleksibilitas dalam pengelolaan aset agar tetap bernilai tanpa harus dilepas. Layanan ini menjadi jawaban bagi mereka yang membutuhkan likuiditas instan sekaligus mengutamakan privasi dan kenyamanan dalam setiap langkah.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

10 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

15 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

16 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

17 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

17 jam ago

This website uses cookies.