Categories: BATAM

Amankan Kapal MT Arman 114, Kejaksaan Diminta Segera Koordinasi dengan Instansi Terkait

3. Ancaman Pelanggaran Hukum

Ancaman pelanggaran hukum ini, berdasarkan analisanya lagi, kapal MT Arman 114 yang membawa Cargo (Muatan) Light Crude Oil 166,975.36 metrik ton. Sangat rawan terjadinya pencurian atau jual-beli minyak ilegal dari kapal tersebut.

“Dengan adanya ketiga ancaman itu. Maka, sangat jelas urgent kapal MT Arman 114 ini harus dijaga ketat! Pertanyaanya adalah, instansi mana yang memiliki kemampuan dan kewenangan untuk menjaga kapal ini?,” tanya dia.

Jika mengacu pada Undang-undang No. 34 Tahun 2004 Tentang TNI pada pasal 9 disebutkan Angkatan Laut bertugas:

a. Melaksanakan tugas TNI matra laut di bidang pertahanan;

b. Menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi;

c. Melaksanakan tugas diplomasi Angkatan Laut dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri yang ditetapkan oleh pemerintah;

d. Melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut; serta

e. Melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

“Jadi, sangat jelas bahwa yang berwenang dan berkemampuan untuk menjaga kapal MT Arman 114 dari ketiga ancaman tersebut adalah TNI AL. Sebagaimana diatur oleh pasal 9 huruf (b) UU 34/2004 Tentang TNI dan penjelasannya,” kata dia.

Selain itu, masih menurut dia, penjelasan pasal 9 UU 34/2004 tentang TNI yang dimaksud dengan menegakkan hukum dan menjaga keamanan adalah segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan penegakan hukum di laut sesuai dengan kewenangan TNI AL (Constabulary function) yang berlaku secara universal dan sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku untuk mengatasi ancaman tindakan kekerasan, ancaman navigasi, serta pelanggaran hukum di wilayah laut yurisdiksi nasional.

Tidak hanya itu, menurut pasal 117 Undang-undang No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, Soleman B Ponto menyebutkan:

1. Keselamatan dan angkutan perairan yaitu kondisi terpenuhinya persyaratan:

a. Kelaiklautan kapal; dan
b. Kenavigasian.

2. Kelaiklautan kapal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf (a) wajib dipenuhi setiap kapal sesuai dengan daerah pelayarannya yang meliputi:

1. Keselamatan kapal;
2. Pencegahan pencemaran dari kapal;
3. Pengawakan kapal;
4. Garis muat kapal dan pemuatan;
5. Kesejahteraan awak kapal dan kesehatan penumpang;
6. Status hukum kapal;
7. Menajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal; dan
8. Menajemen kemanan kapal.

“Kapal MT Arman 114 yang hanyut itu jelas melanggar pasal 117 UU 17/2008 Tentang Pelayaran ayat (1) dan (2) ini antara lain kapal hanyut karena tidak laik laut, sehingga membahayakan keselamatan dan keamanan pelayaran,” jelasnya.

Ia juga menyarakan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang dapat bertindak pada pelanggaran pasal 117 UU No 17/2008 Tentang Pelayaran adalah PPNS Hubla dari KPLP, TNI AL dan Polairud sebagaimana diatur dalam pasal 282 UU No 17/2008 segera mengambil tindakan terkoordinasi.

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…

16 jam ago

Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…

20 jam ago

Di Tengah Gejolak Harga Sawit, Holding Perkebunan Nusantara Konsisten Serap TBS Petani

Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…

20 jam ago

PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema Kuasa Tuhan Bekerja

Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…

23 jam ago

Legalitas Playgroup Djuwita Perkasa Terungkap di RDP DPRD Batam

BATAM - Polemik soal legalitas Kelompok Bermain atau Playgroup Djuwita Perkasa akhirnya terungkap di Rapat…

2 hari ago

Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat: Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA

Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM…

2 hari ago

This website uses cookies.