Categories: BATAM

Amsakar Imbau Masyarakat Tak Remehkan Covid-19

BATAM – Masyarakat diimbau untuk tidak meremehkan corona virus disease 2019 (Covid-19). Karena itu anjuran pemerintah untuk menjalankan ibadah di rumah, menggunakan masker dan jaga jarak harus terus dilakukan. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan saat ini masih ada masyarakat yang belum patuh imbauan dari pemerintah. Dijelaskannya bahwa imbauan Pemko Batam tersebut dilakukan bukan karena kontra dengan kehidupan beragama, melainkan untuk melindungi.

“Kemarin saat rapat dengan tokoh agama di Batam, memang masih ada dilaporkan masjid yang menggelar salat terawih berjamaah. Karena itu saya akan meminta Camat dan Lurah untuk memberikan pemahaman lagi kepada masyrakat,” kata Amsakar, Selasa (5/5/2020).

Terkait imbauan pelaksanaan ibadah di rumah, dasarnya tidak hanya edaran dari Wali Kota Batam saja. Tapi menurut dia juga mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Surat Edaran Kementerian Agama dan juga intruksi maklumat Kapolri agat tidak malaksanakan kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian.

“Pengumpulan masa termasuk kegiatan ibadah hendaknya perhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Kemudian hal itu juga berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemko Batam dan juga lintas agama serta para tokoh masyarakat Kota Batam. Temasuk juga kesepakatan agar salat berjamaah lima waktu ataupun salat terawih selama wabah Covid-19 agar dilakukan sendiri di rumah.

“Sedangkan untuk pengurus masjid diimbau tetap melaksaakan azan dan tadarus dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan saat ini memang masih ada beberapa masyarakat yang menganggap remeh Covid-19. Meskipun sebenarnya sudah banyak anjuran dari pemerintah baik daerah ataupun pusat terkait hal tersebut.

Seperti halnya yang terjadi pada kasus terkonfirmasi positif 35 Kota Batam. Sebelum meninggal dan hasil swab keluar yang bersangkutan masih ikut melaksanakan salat terawih berjamaah di masjid dekat rumahnya. Kemudian juga ikut membagikan sembako.

“Artinya dapat disimpulkan bahwa masih ada masyarakat yang meremehkan Covid-19. Masih ada yang salat terawih berjamaah di masjid dan mengabaikan imbauan para ulama,’ kata Didi.(mcb)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kolaborasi TJSL Antar-BUMN, SUCOFINDO Dorong Pemerataan Pendidikan melalui Program Literasi Negeri di Nusa Tenggara Timur

PT SUCOFINDO (PERSERO) menginisiasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Literasi Negeri” sebagai…

39 menit ago

BRI Finance Dorong Kepemilikan Kendaraan Lewat Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut mendukung penyelenggaraan BRI Consumer Expo 2026 Goes to…

45 menit ago

Inkubator Bisnis BINUS International, Peluang Cuan Sejak Kuliah

Siapa bilang dunia perkuliahan hanya berisi teori dan tumpukan tugas? Di era ekonomi digital saat…

54 menit ago

Hari Terakhir! BRI Finance Hadirkan Promo Bunga 0% di Pameran Otomotif di Sumatera Barat

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperluas akses pembiayaan kendaraan melalui berbagai program yang…

1 jam ago

KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek untuk Optimalkan Layanan Jam Sibuk Pagi

KAI menyesuaikan jadwal LRT Jabodebek jam sibuk pagi mulai Senin 15/6 setelah evaluasi KLB uji…

1 jam ago

Penasaran Lihat Maggot, Booth MINERALive MIND ID Jadi Inspirasi Ekonomi Sirkular di INVIROTECH 2026

Area booth MIND ID MINERALive dipadati pengunjung selama gelaran INVIROTECH 2026 di Jakarta Convention Center,…

2 jam ago

This website uses cookies.