Ketegangan di Myanmar dan Taiwan
Terkait Myanmar, ASEAN juga mendesak tercapainya kemajuan signifikan dalam penerapan konsensus lima poin dan membuka jalan bagi dialog nasional yang inklusif sebagai upaya untuk menciptakan perdamaian di Myanmar.
Konsensus lima poin adalah kesepakatan yang disetujui dalam pertemuan darurat pemimpin ASEAN pada April 2021 yang bertujuan menghentikan konflik di Myanmar pasca kudeta oleh junta militer di negara tersebut.
Kelima poin konsensus itu menyerukan diakhirinya kekerasan, penyediaan bantuan kemanusiaan, penunjukan utusan khusus ASEAN, dialog dengan semua pihak, dan mediasi oleh utusan tersebut.
Siswanto menambahkan gerak ASEAN terbatas karena terganjal prinsip non-interference, sementara ASEAN tidak dalam posisi mengucilkan dan menghukum Myanmar.
“Sehingga sulit ada kemajuan. Ini jadi tantangan ASEAN ke depan, karena ketika ada konflik sesama anggota, ASEAN seperti kehilangan gigi,” kata Siswanto.
Para menteri juga menyatakan keprihatinan tentang ketegangan antara China dan Taiwan, dan memperingatkan konflik terbuka yang dapat mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan.
“ASEAN siap untuk memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi dialog damai antara semua pihak, termasuk dengan memanfaatkan mekanisme yang dipimpin ASEAN untuk mengurangi ketegangan, untuk menjaga perdamaian, keamanan, dan pembangunan di wilayah yang berdekatan dengan kawasan tersebut,” kata pertanyaan tersebut,
China bulan lalu kembali mengancam untuk menginvasi Taiwan demikian laporan sejumlah kantor berita. Taiwan telah memerintah secara independen dari China sejak 1949, tetapi Beijing memandang pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya./BenarNews
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau para pelanggan kereta api untuk…
Aceh (09/01), Sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati untuk Negeri, PT Jasa Marga (Persero) Tbk…
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM meluncurkan Emas Batangan Tematik Imlek “Year of The…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Dalam upaya memperluas jangkauan pasar sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap…
Palembang, 9 Januari 2026 — Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 telah resmi…
This website uses cookies.