Aneh, Pemilik Gelper Hotel Seruni belum Ditangkap Polda Kepri

BATAM – swarakepri.com : Paska penggerebekan yang dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2014 lalu oleh jajaran kepolisian Polda Kepri, oknum pengusaha bernama Suban yang diduga sebagai pemilik Gelanggang Permainan(Gelper) di Hotel Seruni Batam belum berhasil ditangkap. Anehnya, aktor intelektual judi Gelper ini justru dikabarkan sudah melarikan diri ke luar negeri setelah pengelola bernama Abu ditangkap Polda Kepri.

Kaburnya aktor intelektual judi Gelper di Hotel Seruni ini hanya menambah daftar para mafia yang tidak berhasil dijerat kepolisian Polda Kepri. Sebelumnya, tersangka kasus judi Online Sei Panas, Iwan yang diduga juga satu jaringan dengan Suban hingga kini juga belum berhasil ditangkap Polda Kepri. Hal yang sama juga terjadi pada tersangka kasus judi Online HH Club bernama Selly yang juga kabur setelah ditetapkan jadi tersangka.

Dari hasil investigasi SWARAKEPRI.COM dilapangan, kaburnya para mafia judi di Batam ini tidak lepas dari adanya keterlibatan oknum-oknum kepolisian di Polda Kepri yang selama ini menjadi beking praktek perjudian yang ada di Batam. Bahkan saat penggerebekan Gelper di Hotel Seruni, diduga kuat ada oknum-oknum Polisi yang sengaja mengalihkan lokasi penggerebekan ke Lantai II Hotel Seruni, padahal lokasi Gelper di Lantai III dan lantai IV justru memiliki omzet yang jauh lebih besar.

Menurut narasumber SWAAKEPRI yang minta namanya tidak dipublikasikan, oknum pengusaha bernama Suban merupakan pemain lama dalam bisnis perjudian di Batam dan memiliki jaringan kuat hingga di Jakarta.

“”Suban merupakan pemain lama, setelah Abu(pengelola,red) ditangkap dia kabur keluar negeri,” ujarnya beberapa hari lalu.

Terkait lokasi Judi Gelper di Lantai III dan IV Hotel Seruni, narasumber ini membeberkan bahwa lokasi tersebut khusus untuk Warga Negara Asing(WNA) dan para pejabat di Batam. Omzetnya juga diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Diberitakan sebelumnya Ditreskrimum Polda Kepri kembali menetapkan satu tersangka baru yakni pengelola Gelper bernama Abu.

“Abu telah ditangkap Tim Buser Polda Kepri dan langsung ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, Jumat(24/10/2014). (redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

3 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

5 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

5 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

6 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

7 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

18 jam ago

This website uses cookies.