Bapedal Bekukan Rekomendasi CV Sambau Bertuah

Penambangan Pasir Illegal berkedok Pendalaman Alur

BATAM – swarakepri.com : Setelah melakukan evaluasi terhadap aktifitas penambangan pasir berkedok pendalaman alur laut di perairan Nongsa, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam akhirnya membekukan izin rekomedasi pendalaman alur CV Sambau Bertuah.

“Izin Rekomendasi CV Sambau Bertuah telah dibekukan setelah kita lakukan evaluasi,” kata Kepala Bapedalda Batam, Dendi Purnomo, Jumat(31/10/2014).

Dikatakannya CV Sambau Bertuah juga sudah mendapat teguran dari Dinas KP2K, terkait penambangan pasir di alur tersebut. Dengan dicabutnya izin rekomendasi ini, ia akan melakukan evaluasi kembali terkait peryaratan maupun kedalam alur yang akan dikerjakan nanti.

” CV Sambau Bertuah sudah juga mendapat teguran dari Dinas KP2K dan kitapun akan mengevaluasi lagi peryaratan dan kedalaman alur agar tidak merusak ekositem laut,” terangnnya.

Sementara itu Kadisperindag Kota Batam, Amsakar Acmad mengaku belum pernah mengeluarkan izin penjualan pasir hasil kerukan CV Sambau Bertuah.

” Kita akan mengeluarkan izinnya ketika dinas terkait sudah menyetujui. Kita juga tidak bisa menahan apabila syarat yang diajukan sudah lengkap,” katanya.

Seperti diketahui aktifitas penambangan pasir secara illegal oleh CV Sambau Bertuah dengan dalih pendalaman alur laut dekat pelabuhan Nongsa Pura, Kecamatan Nongsa masih tetap berlangsung. Tiga mesin penyedot pasir ukuran besar dan kapal Tug Boat untuk mengangku pasir masih tetap beraktifitas dilokasi.

Aktifitas perusahaan yang hanya mengantongi rekomendasi untuk pendalaman alur laut dari Bapedalda dan Dinas KP2K Batam ini dikhawatirkan bisa mengakibatkan merusak pohon bakau dan membuat roboh jembatan yang ada di sekitar lokasi. (red/HK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat daya saing melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekspansi…

2 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG)…

2 jam ago

Gerebek Apartemen Baloi View Batam, Imigrasi Tangkap Ratusan WNA

BATAM - Tim Gabungan Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi, Kanwil Imigrasi Kepri dan Kantor Imigrasi Kelas I…

2 jam ago

Solusi Drone untuk Survey Koridor hingga Inspeksi Jaringan Transmisi

DJI Matrice 4 Series menghadirkan dua varian drone yang dirancang untuk kebutuhan survei dan inspeksi…

3 jam ago

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser…

3 jam ago

KAI Bandara Perkuat Konektivitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA

KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Wates…

3 jam ago

This website uses cookies.