Categories: BATAM

Aparat Gabungan Sisir Kampung Bule, Aktifitas Masih Lanjut

BATAM-Aparat gabungan menyisir pusat-pusat keramaian di Kota Batam, pada Jum’at (13/03/2020) malam, salah satunya jadi sasaran diketahui ialah tempat hiburan malam di Kampung Bule, Jodoh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedatangan petugas guna menindaklanjuti surat edaran Wali Kota Batam untuk tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

Namun sayangnya, giat malam itu tidak membuahkan hasil. Aktifitas di kampung bule masih lanjut. Bahkan di sekitaran lokasi Warga Negara Asing tampak mondar-mandir masuk bar, beberapa ada juga yang terlihat santai berjalan menenteng sebotol bir.

Menurut salah seorang karyawan bar, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB malam, saat datang langsung mencari manager dan aktifitas di lokasi barnya hanya sempat terhenti sementara.

“Langsung ngomong ke bos tadi, sekitaran 15 menit baru setelah itu pergi lagi aparatnya. Imbauan soal corona saja mas, kan lagi heboh dilarang ngumpul-ngumpul,” kata pria yang bekerja di bar bernama HOM itu saat ditemui.

Kata dia, pihaknya tidak ada menerima arahan untuk menutup bar dari atasan. Aktifitas tetap kembali lanjut sesaat setelah aparat gabungan yang terdiri dari petugas Kepolisian, TNI, dan Satpol PP itu pergi meninggalkan lokasi.

“Tetap lanjutlah mas, kan di Foreplay juga lagi ada event, kami sama mereka satu bos. Ya lagian mana mungkinlah langsung berhenti gitu aja, hari ini kita ada artist. Untuk alasan pasti langsung ke Bunda Lia aja (Pemilik),” kata pria berambut tipis berwarna pirang itu.

Foreplay Bar & Club memang hampir setiap minggunya dipenuhi acara dan kedatangan artist-artist ibu kota. Khusus untuk hari ini manajemen menghibur pengunjung dengan mendatangkan Disc Jokey (DJ) kenamaan, Siva Aprilia.

“Kalau buka pukul 09.00 WIB malam mas, tutup biasanya pukul 04.00 WIB subuh. Hari ini lumayan ramai, karena kebetulan memang lagi ada acara, eh malah ada petugas tadi, kirain ada razia apaan,” katanya lagi.

Setelah dari sana, aparat gabungan dikabarkan beranjal melanjutkan menyisir pusat keramaian ke beberapa tempat hiburan malam (THM) lainnya.

Pantauan Swarakepri di lapangan, beberapa THM memilih menutup lokasinya seperti di Square dan Roastere yang berada di wilayah Lubuk Baja. Sementara di wilaya Batuampar seperti di HarbourBay masih buka dan beroperasi seperti biasa.

(Elang)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

14 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

19 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

20 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

21 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

21 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

21 jam ago

This website uses cookies.