Categories: KEPRI

Azril Apriansyah Terpilih jadi Ketua IAI Kepri

BATAM – Azril Apriansyah terpilih menjadi Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kepri periode 2019-2022. Hal ini ditetapkan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Kepri ke-5 di aula Kampus Universitas Internasional Batam (UIB), Minggu (22/9/2019).

Ketua Panitia Musprov Kepri, Evy Yusriani mengatakan, sebelum Musyawarah Provinsi telah dilaksanakan proses pra Musprov. Dimulai dengan pembentukan Panitia Musyawarah Provinsi dan Panitia Pemilihan Provinsi.

“Dalam rangkaian persiapan Musprov IAI Kepri, kami juga melakukan registrasi data pemilih secara online pada 7-10 Agustus lalu. Pengumuman DPT dilaksanakan pada 11-31 Agustus,” kata Evy seperti dalam siaran pers yang diterima swarakepri.com, Minggu(22/9/2019) malam.

Selanjutnya dilakukan Penjaringan Bakal Calon Ketua (E-vote 1) pada 1-7 September. Tim kemudian melakukan Verifikasi Bakal Calon Ketua pada 8-11 September.

“Pemilihan Bakal Calon Ketua, E-vote 2, kita laksanakan pada 12-16 September. Dan pada 17 September, pengumuman dan penetapan calon ketua,” tuturnya.

Calon ketua sebelumnya juga sudah diberi kesempatan untuk sosialisasi dan kampanye selama tiga hari, 18-20 September. Sehari setelahnya, 21 September merupakan masa tenang. Dan 22 September pelaksanaan Musprov V IAI Kepri.

Adapun rangkaian kegiatan yang diadakan pada saat Musprov V antara lain Pameran Produk Arsitektur, Penataran Kode Etik bagi arsitek yang akan bergabung di dalam wadah IAI Kepri, serta pelantikan anggota IAI Kepri yang baru.

Musprov IAI Kepri ke-5 tahun 2019 dihadiri Ketua IAI Nasional Ahmad Djuhara, Ketua IAI Kepri periode 2016-2019 Hendro Murtiono dan dibuka oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Mewakili Plt. Gubernur Kepri.

Ketua IAI terpilih, Azril Apriansyah menjelaskan, jumlah anggota terdaftar saat ini ada 200-an arsitek. Mereka bekerja sebagai arsitek, akademisi, pegawai pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kepri, kontraktor, developer, swasta, dan wiraswasta.

“Anggota IAI Kepri tersebar di tujuh kabupaten/ kota di Provinsi Kepri. Tantangan terbesar yang akan dihadapi Kepengurusan IAI Kepri periode 2019-2022 adalah melanjutkan program yang sudah dirintis kepengurusan sebelumnya, konsolidasi internal pengurus dan anggota, serta kerja nyata mendukung dan membantu program pemerintah daerah terkait bidang arsitektur. Juga memberikan kontribusi nyata kepada IAI Nasional terkait telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek,” tutur Azril.**

 

 

Editor : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

SP BRI Region 6 Gelar MCU untuk 100 Pekerja

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Serikat Pekerja BRI (SP BRI), SP BRI Region…

3 jam ago

Dukung Hilirisasi Riset, Wamenko Pangan Luncurkan Inovasi Faspol 5.0 dan Kompetisi PFsains 2026

Pertamina melalui Pertamina Foundation berkomitmen mendukung pemerintah dalam menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat melalui hilirisasi…

3 jam ago

Pembiayaan Kendaraan Bekas BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif…

4 jam ago

Optimistis Pembiayaan EV Terus Bertumbuh, BRI Finance Sambut Kebijakan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik

Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif seiring meningkatnya dukungan dari…

4 jam ago

Dibangun PTPP, RSUD KH. Muhammad Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat,…

13 jam ago

Minat Mobil Bekas Meningkat, BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan 169 Persen

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…

14 jam ago

This website uses cookies.