Categories: DUNIA

Bagaimana Langkah Tiongkok Mendorong Babak Baru Pembangunan Desa?

BEIJING – Mengandalkan kemenangan dalam pengentasan kemiskinan absolut, Tiongkok kini siap memasuki babak baru pembangunan pertanian dan desa sebagai bagian dari revitalisasi pedesaan secara gencar.

Laporan untuk Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok (CPC) Ke-20 menekankan, Tiongkok akan terus memprioritaskan pembangunan sektor pertanian dan desa, mengonsolidasikan dan memperluas pencapaian pengentasan kemiskinan, serta memperkuat landasan ketahanan pangan pada seluruh sisi.

Dalam kunjungan kerja pertama setelah Kongres Nasional CPC Ke-20 berakhir, Presiden Tiongkok Xi Jinping menggarisbawahi pentingnya peningkatan revitalisasi pedesaan secara menyeluruh, serta bekerja keras mencapai modernisasi pertanian dan pedesaan.

Menurut Xi, prioritas pembangunan sektor pertanian dan pedesaan harus dilakukan, serta mengonsolidasikan dan memperluas pencapaian Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikan Xi saat berkunjung ke Yan’an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok Barat Laut, serta Kota Anyang, Provinsi Henan, Tiongkok Tengah, dari Rabu-Jumat lalu.

Chinese President Xi Jinping, also general secretary of the Communist Party of China Central Committee and chairman of the Central Military Commission, views the Hongqi Canal in Linzhou City, central China’s Henan Province, October 28, 2022. /Xinhua

Meningkatkan revitalisasi pedesaan

Setelah turun dari kereta, Rabu sore lalu, Xi langsung menuju desa Nangou di Yan’an.

Di sebuah lahan perkebunan, Xi berbincang dengan warga desa setempat, dan bertanya tentang cara membudidayakan pohon apel dan mengambil buahnya, spesies apel yang ditanam, serta harga jual dan pendapatan mereka. Dia juga menanyakan cara desa mengembangkan budi daya apel dan industri lain.

Xi berkata, dia sempat tinggal di sebelah utara Shaanxi selama tujuh tahun. Pada saat itu, dia menyaksikan kondisi kehidupan warga desa yang tergolong berat. Dia pun memikirkan cara meningkatkan kehidupan mereka.

“Kini, warga desa memiliki pekerjaan dan pendapatan yang stabil, sedangkan, anak-anak memiliki pendidikan yang baik, dan warga lansia terproteksi oleh asuransi kesehatan,” ujar Xi. “Kehidupan semakin baik.”

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

8 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

13 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

14 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

15 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

15 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

15 jam ago

This website uses cookies.