Categories: DUNIA

Bantai 11 Pekerja, Anggota Geng Paling Sadis di El Salvador Dipenjara 390 Tahun

SAN SALVADOR – Pengadilan di El Salvador, Rabu (24/5) menjatuhkan hukuman penjara masing-masing selama 390 tahun terhadap tujuh anggota geng paling ditakuti di Negara itu.

Ketujuh orang itu adalah anggota geng Barrio 18 Revolutionaries yang terbukti terlibat dalam pembantaian 11 orang pada 2016.

Ketujuh orang itu mendapatkan hukuman penjara 35 tahun untuk setiap orang korban, ditambah lima tahun terkait keanggotaan dalam geng ilegal.

Seusuai undang-undang El Salvador hukuman penjara ditetapkan maksimal selama 35 tahun.

Menurut jaksa, ketujuh orang itu awal tahun lalu menculik dan membunuh tiga orang buruh dan delapan karyawan sebuah perusahaan listrik di kota kecil San Juan Opico, sebelah utara ibu kota San Salvador.

Para terpidana diyakini tengah mencoba membunuh anggota geng pesaing Mara Salvatrucha (MS-13) tetapi justru membunuh 11 orang itu arena salah identifikasi atau menyingkirkan saksi mata.

Pembantaian 11 orang pekerja itu mengejutkan El Salvador dan memicu operasi pemberantasan geng-geng jalanan di negeri Amerika Tengah itu.

El Salvador adalah satu dari negara-negara di dunia dengan kasus pembunuhan tertinggi di dunia dengan perang antar-geng memperebutkan wilayah.

Angka kekerasan di El Salvador meningkat sejak perdamaian antara dua geng Barrio 18 dan rivalnya Mara Salvatrucha yang diteken pada 2012 berakhir dua tahun kemudian.

Bario 18 Revolutionaries adalah faksi yang menyempal dari geng induknya Bario 18 dan kini beroperasi terpisah.

Hukuman penjara terlama di El Salvador dijatuhkan terhadap seorang anggota geng Mara Salvatrucha pada 2014.

Dia dijatuhi hukuman penjara 730 tahun untuk sejumlah dakwaan termasuk 15 dakwaan pembunuhan.

 

 

Editor : Roni Rumahorbo

Sumber : Telegraph/Kompas.com

Roni Rumahorbo

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

12 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

16 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

18 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

18 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

18 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

19 jam ago

This website uses cookies.