Bantuan Siswa Miskin di Batam Rawan Penyelewengan

BATAM – swarakepri.com : Bantuan Siswa Miskin(BSM) dari pemerintah pusat untuk membantu siswa kurang mampu di kota Batam rawan diselewengkan oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Batam. Dari kuota sebanyak 30 ribu siswa SD,SMP dan SMA calon siswa penerima BSM yang diberikan Kementerian Pendidikan untuk kota Batam, total jumlah siswa yang sudah menerima ataupun yang terdaftar sebagai penerima BSM tidak pernah terbuka disampaikan ke publik oleh Dinas Pendidikan Batam.

Seperti yang pernah Dinas Pendidikan Batam melalui Andi Agung selaku Kabid Pendidikan Menengah disalah satu media lokal di Batam beberapa waktu lalu bahwa jumlah kuota siswa penerima BSM di Batam yang diambil berdasarkan hasil Badan Pusat Statistik 2011 adalah sebanyak 30 ribu siswa masing-masing 18.900 siswa SD, 5.222 siswa SMP dan 3.300 siswa SMK dan 2.500 siswa SMA.

Dari hasil informasi yang dihimpun awak media ini dilapangan dugaan adanya penyelewengan bantuan BSM yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Batam adalah dengan bekerja sama dengan pihak Sekolah untuk memanipulasi nama siswa yang diusulkan sebagai calon penerima BSM melalui Formulir Usulan Sekolah(FUS) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Melalui mekanisme ini pihak Sekolah dan Dinas Pendidikan sangat berpotensi untuk melakukan penyelewengan untuk memenuhi kuota yang ada. Hal tersebut cukup beralasan mengingat jumlah siswa penerima ataupun yang terdaftar sebagai penerima BSM tidak pernah diketahui publik.

Formulir Usulan Sekolah(FUS) ini sendiri adalah salah satu dari mekanisme yang diatur oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menentukan penerima BSM. Mekanisme lainnya adalah melalui usulan menggunakan Kartu Perlindungan Sosial dan usulan menggunakan Kartu Calon Penerima BSM.

Dugaan penyelewengan yang dilakukan Dinas Pendidikan Batam yang bekerja sama dengan Pihak Sekolah saat ini terus mencuat ketika banyak orang tua siswa yang seharusnya berhak memperoleh BSM mengeluh karena belum pernah menikmati bantuan tunai dari Pemerintah Pusat ini, sementara siswa yang tidak berhak justru menerima.

Selain dugaan adanya penyelewengan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Batam dengan pihak Sekolah, saat ini juga mencuat dugaan penyelewengan untuk menentukan penerima BSM yakni adanya keterlibatan oknum Partai peserta Pemilu 2014 untuk mendata siswa calon penerima BSM.

Untuk mengklarifikasi total jumlah siswa penerima ataupun yang terdaftar sebagai penerima BSM di Batam, awak media telah melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Dinas Pendidikan Batam, Yahya. Dengan alasan tidak mengetahui persis jumlah pastinya, awak media hanya dianjurkan untuk konfirmasi langsung kepada Kabid Pendidikan Dasar dan Kabid Pendidikan Menengah yang ada di Dinas Pendidikan Batam.

Hingga berita ini diunggah kedua pejabat yang dimaksud belum berhasil dikonfirmasi.(redaksi,1)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pengalaman Kuliah yang Membentuk Skill dan Karier

Berbagai aktivitas kemahasiswaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Tidak…

12 menit ago

Kebijakan Act East 2026: Strategi India Menata Ulang Indo-Pasifik di Tengah Gejolak Global

Pertemuan tahunan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di…

3 jam ago

OJK Perketat Konten Kripto, Influencer Bisa Kena Denda Rp15 Miliar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai…

3 jam ago

KS Padel Movement: Komunitas KS Ajak Nasabah BPR KS Aktif Bergerak di Lapangan Padel

Komunitas BPR KS Bandung sukses gelar KS Padel Movement — event padel gratis untuk nasabah.…

10 jam ago

Kasus Sabu dan Liquid Vape Dominasi Sidang Perkara Narkotika di PN Batam

BATAM - Kasus penyalahgunaan sabu dan liquid(cairan) vape mengandung narkotika mendominasi persidangan perkara narkotika yang…

14 jam ago

Halo Robotics Perkenalkan DJI O4 Ground Station untuk Operasi Drone Enterprise

Halo Robotics, satu-satunya S-Level Dealer DJI Enterprise di Indonesia, memperkenalkan DJI O4 Ground Station, sistem…

20 jam ago

This website uses cookies.