BATAM – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe B Batam menetapkan seorang tersangka berinisial YM terkait kasus peredaran dan penjualan rokok H&D secara ilegal di Kota Batam.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M Rizki Baidillah kepada SwaraKepri, pada Rabu 10 Agustus 2022.
“Untuk saat ini sudah ada 1 tersangka inisial YM yang diduga terkait peredaran rokok ilegal tersebut. Itu keterangan sementara berdasarkan info dari penyidik,” ungkapnya.
Kata Rizki, saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dari keterangan tersangka. “Apakah ada hubungan dengan perusahaan, stay bekerja dengan siapa, ini yang masih didalami penyidik,” tegasnya.
Kepala Seksi Layanan Informasi BC Batam, Undani menambahkan, berdasarkan operasi pasar yang dilakukan oleh pihaknya mulai dari bulan Januari-Juli 2022 terdapat 3,84 juta batang rokok ilegal baik itu SPM (Sigaret Putih Mesin) dan SKM (Sigaret Kretek Mesin) berhasil diamankan pihaknya dengan total 11 penindakan BKC (Barang Kena Cukai) per bulannya.
“Terkait lokasi dan tempatnya operasi penyidikan tidak bisa kami sampaikan secara detail,” bebernya.
Page: 1 2
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
This website uses cookies.
View Comments