Laporan BPK atas Laporan Keuangan BP Batam tahun 2013/AMOK
Belanja Tahun 2012 Sebesar Rp 5 ,7 Miliar dipertanggungjawabkan sebagai Belanja 2013
BATAM – swarakepri.com : Dugaan permainan anggaran dan realisasi belanja barang yang ada di Badan Pengusahaan(BP) Batam pada tahun anggaran 2013 kembali terkuak.
Hal ini terlihat dalam laporan hasil pemeriksaan BPK RI Nomor 9.D/LHP/XVIII.TJP/05/2014 tanggal 28 Mei 2014 atas laporan keuangan BP Batam 2013.
Salah satu hasil pemeriksaan BPK menemukan adanya belanja yang terjadi pada tahun 2012 sebesar Rp 5.768.332.028 yang baru dipertanggungjawabkan sebagai belanja pada tahun 2013.
Hal ini tidak sesuai dengan pasal 3 ayat (3) Undang-undang No 1 Tahun 2014 tentang perbendaharaan negara dan PP No 71 Tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintah yang mengakibatkan belanja di tahun 2013 tidak menggambarkan realisasi belanja yang sesungguhnya.
Atas permasalahan ini BPK RI merekomendasikan kepala BP Batam agar memerintahkan Deputi Bidang Administrasi dan Program untuk memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada unit terkait yang telah mengajukan tagihan melewati tahun anggaran.
Selanjutnya Kasubag Pembukuan Biro Keuangan BP Batam yang tidak cermat dalam mencatat transaksi yang terjadi pada tahun sebelumnya, dan Kabag Pembukuan dan Verifikasi serta Kepala Biro Keuangan agar melakukan pengawasan dan pengendalian kinerja Kepala Sub Bagian Pembukuan secara optimal.
Saat berita ini diunggah pihak BP Batam belum berhasil dikonfirmasi.(red/AMOK)
PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…
BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…
Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…
Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…
BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…
This website uses cookies.
View Comments
Bp sarang koropsi dan sarang penyamun Bubarkan aja dipimpin oleh ketua yg tidak tegas ,