Categories: HUKRIM

Begini Pendapat Tetangga Mengenai Sosok Sri Rahayu

BATAM – Aparat Kepolisian telah berhasil menangkap Dn(23), pelaku pembunuhan terhadap Sri Rahayu(46), warga Tembesi Lestari nomor 7, Kecamatan Sagulung, Batam, Kamis(26/5/2016) malam di daerah Galang.

 

Sebelum pelaku berhasil ditangkap, AMOK Group sempat meminta pendapat dari beberapa tetangga rumah dan tetangga tempat berjualan korban di Mall Top 100 Tembesi.

 

Waginem, tetangga korban mengatakan bahwa janda beranak dua tersebut semasa hidup di kenal baik dan tak pernah bermasalah dengan warga sekitar.

 

“Setiap hari kami sering ngobrol mas, tak pernah mengeluh masalah pribadinya, orangnya ramah,” ujarnya, Kamis(26/5/2016) sore.

 

Menurutnya semasa hidupnya, korban selalu memakai tas kecil jika sedang bepergian.

 

“Ada itu tas kecil selalu dibawa kemana pun, ke warung sekalipun selalu dia pakai tas itu,” ujarnya.

 

Dia juga mengatakan setiap hari korban selalu diantar jemput oleh seorang laki-laki yang merupakan pekerjanya di tempat usahanya di Mall Top 100 Tembesi.

 

“Selalu ada yang antar jemput dia, orang yang antar dia hanya itu saja,” ujarnya.

 

Siti, tetangga korban berjualan di Mall Top 100 Tembesi mengaku sangat terkejut mendengar kabar Sri Rahayu ditemukan tewas.

 

“Saya kaget mas, tak nyangka, padahal ibu itu orangnya baik loh! Buktinya banyak warga yang menitipkan kue untuk dijual,” ujarnya dengan logat jawa yang kental.

 

Kata Siti, korban sempat meminjamkan motornya kepada seorang pria beristri untuk keperluan berjualan bakso keliling milik korban sekalian untuk antar jemput.

 

“Setahu saya dia punya anggota berjualan bakso keliling, cuma saya kurang tahu siapa namanya,” jelasnya.

 

Sementara itu Ibu Isti, langganan korban mengatakan bahwa pagi harinya(Kamis,red) masih menitipkan gorengan di tempat korban, tapi saat itu korban tidak ada. Pekerja korban saat ditanya mengaku tidak mengetahui pasti keberadaan korban.

 

“Ia mas saya kaget selali, soalnya tadi pagi saya masih sempat menanyakan anggotanya, ibu itu dimana, dia bilang mungkin pulang ke Jawa,” jelasnya.

 

Dia juga mengaku sangat terpukul mendengar kabar tewasnya korban. “Lemas badan saya ini mas, ibu itu baik orangnya, sudah tiga tahun loh saya langganan sama ibu itu,” tambahnya.

 

(red/ron)

Redaksi - SWARAKEPRI

Share
Published by
Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

2 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

4 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

11 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

12 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

23 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

This website uses cookies.