Categories: BISNIS

BINUS @Medan Dorong Generasi Muda Hadapi Tantangan Pembangunan Berkelanjutan

Tantangan pembangunan di era saat ini tidak lagi semata-mata berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencakup isu keberlanjutan, inklusivitas kebijakan, kesenjangan sosial, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan global yang semakin dinamis. Dalam konteks tersebut, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Namun, peran tersebut membutuhkan ekosistem yang tepat, mulai dari pemahaman terhadap arah kebijakan publik, penguasaan teknologi, hingga ruang kolaborasi yang mendorong keterlibatan aktif generasi muda. Pendidikan tinggi menjadi salah satu pilar penting dalam menyiapkan generasi muda agar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga siap berkontribusi secara berkelanjutan bagi pembangunan daerah dan nasional.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS @Medan menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertema “Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Berkelanjutan: Kebijakan Inklusif, Kewirausahaan Sosial, dan Peluang Kolaborasi” pada Jumat (6/2), bertempat di Xperience Space BINUS @Medan. Kegiatan ini diikuti oleh Binusian baik dari BINUS @Medan, maupun dari BINUS @Kemanggisan, BINUS @Alam Sutera, BINUS @Bekasi, BINUS @Bandung, BINUS @Malang, dan BINUS @Semarang yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti secara daring melalui Zoom.

Pada studium Generale kali ini menghadirkan Muhammad Bobby Afif Nasution, Gubernur Sumatera Utara, sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau menjadi ruang dialog strategis antara dunia pendidikan dan pemangku kebijakan dalam membahas peran generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di Sumatera Utara.

Dalam paparannya, Gubernur Sumatera Utara menekankan pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan sosial.

“Pembangunan berkelanjutan membutuhkan partisipasi generasi muda yang memiliki pemikiran terbuka, kemampuan berinovasi, dan kemauan untuk berkolaborasi. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kami melihat peran mahasiswa dan institusi pendidikan sebagai mitra strategis dalam menciptakan solusi yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Muhammad Bobby Afif Nasution.

Pandangan tersebut sejalan dengan peran strategis institusi pendidikan tinggi dalam membina dan menyiapkan generasi muda agar mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan berkelanjutan. Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan berinovasi dan berkolaborasi lintas sektor.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa nilai Fostering and Empowering menjadi landasan BINUS University dalam membina dan memberdayakan mahasiswa agar mampu tumbuh dan berdaya secara berkelanjutan.

“BINUS University percaya bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam membina dan memberdayakan generasi muda. Melalui pendekatan fostering and empowering, kami berkomitmen untuk menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kepemimpinan, serta keberanian untuk berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

Ia menambahkan bahwa secara khusus BINUS @Medan mengusung fokus sebagai Global Digitalpreneur Campus, yang mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan teknologi digital, semangat kewirausahaan, dan nilai keberlanjutan dalam menjawab tantangan pembangunan di tingkat daerah hingga global.

Sejalan dengan hal tersebut,Tri Juniarty, S.Kom., M.M. selaku Direktur Kampus BINUS @Medan menyampaikan bahwa kegiatan Studium Generale ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan daerah.

“Sebagai Global Digitalpreneur Campus, BINUS @Medan berkomitmen untuk menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya siap berkarier, tetapi juga mampu menciptakan dampak melalui inovasi dan kewirausahaan digital yang relevan dengan konteks Sumatera Utara,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan dan diskusi yang membahas peluang kontribusi generasi muda dalam kebijakan publik, kewirausahaan sosial, serta kolaborasi lintas sektor.

Melalui penyelenggaraan Studium Generale ini, BINUS @Medan berharap dapat terus memperkuat peran mahasiswa sebagai generasi muda yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global, serta mampu menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara dan Indonesia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kesehatan Orang Tua adalah Bentuk Perhatian yang Paling Bermakna

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…

27 menit ago

PH Hadirkan Saksi Ahli Kehutanan di Sidang Dju Seng: Klaim Kerugian Berlebihan

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 jam ago

Sidang PS Sengketa Lahan 2,4 Hektar di Sei Lekop Batam Ungkap Fakta Baru

BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…

4 jam ago

KAI Perkuat Kompetensi Frontliner LRT Jabodebek demi Tingkatkan Kualitas Layanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…

7 jam ago

Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir sebagai Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia

Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…

7 jam ago

Pasca RDP Komisi IV DPRD Batam, LBH NVNJ Minta Kadisdik Batam Dicopot

BATAM - Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice(LBH NVNJ) meminta Wali Kota Batam Amsakar…

7 jam ago

This website uses cookies.