Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Gusmardi Bustami
BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengundang Himpunan Kawasan Industri(HKI) Kepri untuk membahas persoalan-persoalan yang dihadapi Kawasan Industri dan Investor Batam dalam acara coffee morning di Gedung Marketing Centre, Selasa (2/8/2016) pagi.
“Kami menggelar kegiatan ini agar penghambat pertumbuhan investasi dalam kawasan industri bisa diselesaikan dan mencari solusinya,” Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Gusmardi Bustami.
Dia juga memaparkan beberapa program sebagai bentuk promosi yang bisa mempercepat dan mempermudah investasi di Batam, salah satunya agenda yang dilakukan bersama Duta Besar RI di Singapura beberapa waktu lalu serta pertemuan dengan duta besar negara tetangga.
“Kita juga sudah meluncurkan program andalan I23J dan KILK yang nantinya mempermudah para pengusaha dalam pengurusan izin dan yang lainnya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengajak kawasan industri yang ada di Batam untuk bergerak bersama dan bisa berkompetensi dengan negara tetangga.
“Kami berharap dan sangat optimis kawasan industri bisa berkompetisi dengan perusahaan multinasional dari Singapura, karena investasi terbesar masih di dominasi mereka,” jelasnya.
Sementara itu, HKI menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi dilapangan, seperti pemetaan lahan industri, kelistrikan, jaminan keamanan dan kenyamanan berusaha dan persoalan jalan menuju kawasan industri.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gusmardi berjanji akan mencari solusi yang tepat dengan Pemerintah Pusat melalui Dewan Kawasan maupun Kementerian terkait.
“Kami akan menindaklanjuti seluruh kendala yang ada, yang pasti itu merupakan poin yang menjadi perhatian BP Batam demi kemajuan industri di Batam,” pungkasnya.
(RED/RON)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan update terkini terkait perjalanan kereta…
Menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar berbelanja, Mall @ Alam Sutera kembali memperkenalkan event tematik…
Kirim uang ke luar negeri kini semakin mudah, namun tetap perlu strategi agar biaya tetap…
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat peran strategisnya…
PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat daya saing melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekspansi…
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG)…
This website uses cookies.