Categories: BATAM

BPM Jawa Timur Berguru i23J ke BP Batam

BATAM – Badan Penanaman Modal(BPM) Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan studi banding terkait Pelayanan Terpadu Satu Pintu(PTSP) Badan Pengusahaan(BP) Batam, Rabu (28/12/2016).

PTSP BP Batam dinilai memiliki kelebihan teknis pelayanan yang mudah, cepat, efisien dan terintegrasi karena seluruh pelayanan perijinan dan investasi yang berada di wilayah KPBPB Batam dapat langsung dilakukan melalui PTSP BP Batam tanpa harus mengurus ijin di Kementerian terkait di Jakarta seperti hal nya daerah yang lain.

Kekhususan ini yang menjadi daya tarik Batam sehingga BKPM Provinsi Jawa Timur berniat untuk mempelajari dan mengetahui lebih jauh proses pelayanan penanaman modal didalam PTSP BP Batam.

Hal ini dikemukakan ketua rombongan Taufan Arfian yang mengaku takjub dengan apa yang ada di Batam. Dirinya meyakini ada banyak hal yang bisa dipelajari dari BP Batam untuk kemudian diaplikasikan nanti saat dirinya kembali ke Jawa Timur.

Selain itu, fasilitas Izin Investasi 3 Jam atau i23J yang telah diluncurkan BP Batam juga menjadi perhatian bagi Taufik dan rombongan. Dirinya juga ingin mengadopsi apa yang telah berhasil dilakukan BP Batam, dengan memberikan fasilitas kemudahan bagi investor dalam program i23J dan KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi).

Sesuai dengan harapan Presiden RI untuk membangun sinergi kebijakan investasi antara pusat dan daerah melalui program i23J dan KLIK, maka mereka menilai BP Batam yang cepat dapat melaksanakan i23J merupakan tujuan studi yang tepat bagi BKPM di daerah untuk segera bisa melakukan percepatan yang sama.

Kunjungan ini diterima oleh Direktur Lalu Lintas Barang yang juga menjabat Plt. Direktur PTSP Tri Novianta Putra dan Kasubdit Promosi Wildan Arief. Novi mengungkapkan program i23J sebetulnya ditawarkan pemerintah pusat kepada semua pemerintah di daerah. Namun, BP Batam merespon cepat dan bergerak menindaklanjuti fasilitas yang ditawarkan pemerintah ini.

“Fasilitas (i23J) sebetulnya sudah ditawarkan BKPM kepada semua pemda, dan kita (BP Batam) yang cepat dan aktif untuk bergerak sehingga dapat mendapat fasilitas ini (i23J)” ungkap Novi sapaan akrab Tri Novianta Putra.

Dengan melengkapi semua persayaratan calon investor dapat datang langsung ke gedung Sumatra Promotion Centre (PTSP BP Batam) menemui Kasubdit BKPM dan calon investor akan mendapatkan 8 produk perijinan sekaligus.

 

 

RED/Humas BP Batam

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat daya saing melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekspansi…

2 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG)…

3 jam ago

Gerebek Apartemen Baloi View Batam, Imigrasi Tangkap Ratusan WNA

BATAM - Tim Gabungan Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi, Kanwil Imigrasi Kepri dan Kantor Imigrasi Kelas I…

3 jam ago

Solusi Drone untuk Survey Koridor hingga Inspeksi Jaringan Transmisi

DJI Matrice 4 Series menghadirkan dua varian drone yang dirancang untuk kebutuhan survei dan inspeksi…

3 jam ago

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser…

4 jam ago

KAI Bandara Perkuat Konektivitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA

KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Wates…

4 jam ago

This website uses cookies.