Categories: KRIMINAL

Ini Cara Polisi Lacak Keberadaan Ramlan Butarbutar Cs

JAKARTA – Dua orang yang diduga pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, ditangkap polisi, Rabu, (28/12/2016). Mereka adalah Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penangkapan dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Kalong RT 08 RW 02, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. “Rumah kontrakan milik Pak Kimley,” kata Argo melalui siaran tertulisnya, seperti yang dikutip Tempo.co.

Argo berujar, penangkapan berawal dari hasil analisis rekaman closed-circuit television (CCTV) di kediaman korban Dodi Triono. Analisis itu sesuai dengan keterangan tersangka Phillip Napitupulu, yang ditangkap polisi sebelum terjadinya perampokan dan pembunuhan di Pulomas.

Selanjutnya tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, dan Polres Kota Depok mendapatkan informasi tentang keberadaan Ramlan Butarbutar di Bekasi. “Saat dilakukan penyelidikan, tim telah mendapati Ramlan dan Erwin Situmorang di kontrakan milik Pak Kimley,” ucap Argo.

Menurut dia, dua orang tersebut berusaha melawan saat dilakukan penangkapan. Polisi akhirnya menembak kaki kedua tersangka. Hingga kini, polisi masih mengejar dua pelaku lain yang satu komplotan dengan Ramlan dan Erwin. Mereka adalah Yus Pane dan Sinaga.

Sebelumnya, enam orang ditemukan meninggal dan lima lain selamat dalam insiden perampokan dan pembunuhan di Pulomas. Mereka diduga disekap pelaku sejak Senin sore lalu di kamar mandi rumah.

Enam korban tewas adalah Dodi Triono, 59 tahun; dua anak Dodi, yaitu Diona Arika (16) dan Dionita Gemma (9); Amel (10), teman bermain anak korban yang tengah menginap di rumah korban; serta dua sopir keluarga: Yanto dan Tasrok.

Sedangkan lima korban selamat yang ditemukan di lokasi yang sama adalah anak Dodi bernama Zanette Kalila, 13 tahun, Emi (41), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23).

 

 

Sumber : TEMPO

Roni Rumahorbo

Recent Posts

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

13 menit ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

2 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

2 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

2 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

2 jam ago

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

3 jam ago

This website uses cookies.