BATAM – swarakepri.com : Persoalan upah murah masih menjadi isu utama yang digaungkan ribuan buruh di Batam dalam memperingati Hari Buruh Internasional hari ini, Jumat(1/5/2015).
Menolak upah murah, kenaikan BBM, harga sembako yang tidak terkontrol dan pelayanan BPJS yang belum maksimal serta jaminan pensiun bagi pekerja terdengar jelas diteriakkan para buruh saat menyampaikan orasinya di depan Kantor Wali Kota Batam.
“Pemerintah belum maksimal dalam memperhatikan nasib buruh selama ini. Pemerintah tidak tegas terhadap pengusaha yang melarang buruh membentuk serikat,” ujar pengunjuk rasa.
Menanggapi permintaan buruh tersebut, Wakil Wali Kota Batam,Rudi menghimbau agar para buruh terus berjuang agar keinginannya dapat tercapai.
“Saya juga adalah Ketua Pembela Kemiskinan di kota Batam, disini tidak ada kasur empuk. Saya berjanji akan selalu memperjuangkan hak-hak buruh, karena saya dipilih kalian,” ujarnya berjanji. (red/AMOK)
Jember, Februari 2026 – Genap satu tahun beroperasi sejak peluncuran perdananya pada 1 Februari 2025,…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmen penuh untuk mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Provinsi…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan…
Dalam industri finansial yang terus berkembang, perubahan bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga tentang…
Jakarta, 4 Februari 2026. - Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke…
Atlet tenis meja muda Indonesia dari ONIC Sport, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ketiga…
This website uses cookies.