Busyet, Beras Illegal marak di Batam

Beras Luar Dioplos dengan Beras Lokal

BATAM – swarakepri.com : Beras yang beredar di Batam dan dikonsumsi masyarakat diduga adalah beras illegal hasil oplosan beras luar dan lokal yang dilakukan oleh oknum-oknum distributor nakal. Tidak hanya satu atau dua pengusaha sembako yang bergerak beras ilegal ini. Dengan keuntungan yang beras, beras ilegal oplosan ini menjadi bisnis yang menjanjikan bagi pengusaha sembako.

Modus para pengusaha nakal ini adalah dengan mengoplos beras yang didatangkan secara illegal dari luar negeri dengan beras lokal berbagai merek untuk mengelabui pemerintah. Beras oplosan inilah kemudian yang beredar dan dikonsumsi masyarakat Batam.

Berdasarkan penelusuran dilapangan diduga ada dua oknum pengusaha nakal berinisial An dan Alk yang melakukan praktek pengoplosan beras illegal ini dan melakukan distribusi ke masyarakat.

Beras oplosan yang dihasilkan kedua oknum pengusaha ini dikemas dengan merek Bumi Ayu. Selain untuk di distribusikan di Batam, beras ini juga dibeli oleh distributor lainnya untuk diedarkan ke Tembilahan dan Guntung.

Salah satu mantan distributor beras di Batam yang minta namanya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa pengoplosan beras lokal dengan impor ini sudah berlangsung lama. Hasil opolosan beras tersebut hanya memakai kemasan merek beras lokal saja.

Sementara itu untuk mendatangkan beras dari luar negeri, oknum distributor nakal ini memasukkannya melalui pelabuhan-pelabuhan tikus yang ada di Batam, menggunakan kapal kayu. Beberapa lokasi pelabuhan tikus yang sering digunakan adalah jembatan 6 barelang, Sei Pancur dan Sengkuang.

“Beras yang telah oplos tersebut diedarkan keseluruh grosir yang ada di Batam dan juga diluar Batam,” ujarnya. (red/di)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…

10 menit ago

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…

4 jam ago

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…

19 jam ago

Pendiri BioMom Swiluva Ma Jajaki Kolaborasi dengan Kemendukbangga untuk Cegah Stunting

Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…

19 jam ago

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…

19 jam ago

Hadapi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan, Pemilik MC Homestay Tunjuk Tiga Pengacara

BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…

20 jam ago

This website uses cookies.