JAKARTA – Ransomware terbaru yang menyerang beberapa negara, Petya, menginfeksi komputer lalu mengendap selama sekitar satu jam sebelum akhirnya melakukan reboot.
Dilansir dari laman The Guardian, saat mesin komputer reboot, matikan komputer untuk mencegah berkas terenkripsi sekaligus mencoba menyelamatkan berkas dari mesin, seperti yang disarankan akun Twitter @HackerFantastic.
Saat komputer reboot, pengguna akan melihat jendela berisi pemberitahuan bahwa salah satu disk perlu diperbaiki, tanda proses enkripsi.
Akun tersebut menyarankan untuk segera mematikan perangkat komputer.
Jika reboot disertai surat tebusan, ransom note, dengan alasan email layanan pelanggan sudah dimatikan sehingga tidak ada cara lain untuk men-dekripsi berkas Anda, jangan membayar.
Segera putuskan koneksi internet, format ulang hard drive dan pasang ulang berkas dari backup.
Laman tersebut menyarankan untuk mem-backup data secara berkala dan pastikan anti-virus yang terpasang merupakan versi terkini.
Editor : Roni Rumahorbo
Sumber : The Guardian/Antaranews.com
Langit New Delhi tampak cerah pada 26 Januari 2025 ketika India merayakan Hari Republik ke-76…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan…
Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kuatnya…
Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli, perhatian publik akan…
Di tengah pasar saham Amerika Serikat yang masih diwarnai volatilitas akibat ketidakpastian suku bunga, inflasi,…
BATAM - Keributan yang terjadi di sebuah Mall mewah Batam yang sempat trending di media…
This website uses cookies.