Kepala BNN Kota Batam, AKBP Darsono
BATAM – Badan Narkotika Nasional(BNN) Kota Batam melakukan berbagai program untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan masyarakat.
Kepala BNN Kota Batam, AKBP Darsono menyatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyuluhan, himbauan dan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat, terutama di lingkungan pelajar.
“Ketiga program tadi kita utamakan di lingkungan pelajar, karena pengenalan bahaya narkoba harus dilakukan sejak usia dini,” ujar Darsono kepada Swarakepri.com di ruang kerjanya, Selasa (9/8/2016) siang.
Selain lingkungan pelajar, pihaknya juga memberikan pemahaman bahaya narkoba di kalangan masyarakat dan pekerja.
“Intinya itu bagaimana cara menjauhi dan mencegah peredaran narkoba,” tegasnya.
Dia menghimbau masyarakat agar tidak menyentuh narkoba, karena awalnya banyak yang terjerumus dari orang-orang yang ada di sekitar.
“Kalau sudah tersentuh dengan narkoba sangat susah untuk berhenti. Yang paling utam dibutuhkan kesadaran dari diri masing-masing, makanya kita lakukan pencegahan sejak dini,”jelasnya.
Darsono juga berharap instansi terkait supaya ikut berperan dan semakin giat dalam menanggulangi dan mencegah peredaran narkoba.
“Kita harapkan instansi terkait semakin giat, dalam arti kerja sama yang baik di dalam menangani narkoba ini,” pungkasnya.
(RED/RON)
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.