Categories: Karimun

DAU Menurun, Dewan Minta Rombak Struktur Anggaran

KARIMUN – Wakil Ketua DPRD Karimu Bakti Lubis meminta kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq agar merombak total struktur anggaran di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Karimun sebelum pengajuan kepada DPRD untuk dibahas dalam Ranperda APBD-Perubahan 2016 pasca turunnya Danal Alokasi Karimun sebesar Rp27,9 miliar.

 

“Dua hari yang lalu, saya bersama Bupati sudah membicarakan soal penurunan DAU Karimun ini. Kami berdua, sedang berupaya dan berfikir keras bagaimana caranya agar kondisi yang sudah kurang jangan berkurang lagi. Bagaimanya, sebelum bupati dan tim anggarannya mengajukan anggaran ke DPRD, agar merombak total struktur anggaran,” ungkap Bakti Lubis di ruang kerjanya, Senin (29/8).

 

Kata Lubis, sebelum dikeluarkannya kebijakan penundaan DAU Karimun sebesar Rp27,9 miliar oleh Kementerian Keuangan saja, Karimun sudah kesulitan mengatur belanja daerah. Banyak program proyek fisik yang akhirnya dihilangkan. Apalagi, setelah terjadinya penundaan pencairan DAU.

 

Menurutnya, beberapa pesan yang sudah disampaikan kepada Bupati Karimun adalah meminta agar semua proyek yang memang tidak mungkin dilaksanakan, apalagi proyek yang estimasi waktunya sudah semakin mepet untuk dikerjakan. Selain itu, proyek yang tidak bersifat primer dan juga tidak bersentuhan untuk kepentingan masyarakat banyak benar-benar harus ditunda dulu pengerjaannya.

 

“Tahun 2016 ini kita rasakan betul-betul pahit. Kita masih punya utang proyek Coastal Area, utang terhadap kontraktor sekitar 90-an miliar rupiah. Semua menumpuk menjadi satu, ditambah lagi dengan pengurangan anggaran. Jadi, artinya tiga tahapan yang betul menghantam Karimun dalam waktu beriringan,” tuturnya.

 

Meski sejumlah proyek fisik dipastikan tidak akan berjalan, kata Lubis, namun DPRD Karimun akan tetap mempertahankan semua belanja pegawai dan tenaga honor di Karimun. Dia menjamin, belanja pegawai dan tenaga honor tidak akan terganggu dengan pengurangan DAU tersebut. Pasalnya, ploting anggaran untuk itu sudah dialokasikan.

 

“Kemarin, saya dengar memang ada beberapa kekhawatiran dari pegawai kalau gaji mereka atau tenaga honor yang honornya tidak dibayarkan atau kesra karena pengurangan DAU. Tapi percayalah, kalau untuk belanja pegawai dan tenaga honor tetap akan kami pertahankan. Para pegawai tak usah khawatir mereka tidak akan dapat gaji,” jelas Lubis.

 

Bakti Lubis juga mendorong langkah Bupati Karimun Aunur Rafiq yang saat ini tengah mempertanyakan kepada pusat, dalam hal ini Kementerian Keuangan terkait alasan pengurangan DAU tersebut. Politisi Hanura ini, berharap agar Bupati Rafiq bisa menyampaikan argumentasi politik atas nama pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

 

“Memang sebenarnya pengurangan DAU itu ada beberapa poin yang harus dilakukan oleh pusat kepada daerah, sementara Karimun tidak termasuk ke dalam salah satu poin itu. Lalu, pertanyannya kenapa Karimun masuk dalam daftar daerah yang DAU nya harus kena potong, nah disinilah argumentasi politik yang harus dilakukan bupati ke pusat,” ungkapnya.

 

(RED/HK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

9 jam ago

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…

10 jam ago

Publik Mulai Sorot Perusahaan Asal Tiongkok di Batam, Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan

BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…

10 jam ago

SUCOFINDO Tebar Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…

10 jam ago

Pererat Kebersamaan, Manajemen BRI Region 6 Gelar Jogging Bersama di Kawasan TMII

Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…

11 jam ago

Bapenda Sebut Cut and Fill PT. KBM di Kawasan Jembatan 1 Barelang Sudah Lunas Pajak MBLB

BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…

12 jam ago

This website uses cookies.