BATAM – Aksi damai ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Tempatan(Perpat) di depan kantor Badan Pengusahaan(BP) Batam sempat diwarnai aksi lempar botol minuman mineral oleh beberapa pengunjuk rasa ke arah aparat Kepolisian.
Massa yang sebelumnya tertib melakukan orasi mulai tidak sabar karena tidak kunjung ditemui Pimpinan BP Batam untuk menjawab aspirasi mereka menolak Uang Wajib Tahunan Otorita(UWTO).
Terdengar teriakan para pengunjuk rasa yang merasa geram dengan BP Batam sehingga mereka nekat melewati pagar kawat berduri untuk masuk ke kantor BP Batam.
“Turun, turun dan temui kami,” ujar pengunjuk rasa yang telah melewati kawat berduri milik aparat kepolisian.
Meski demikian, aksi melempar botol minuman mineral tersebut bisa diatasi koordinator aksi yang langsung menenangkan para pengunjuk rasa.
“Tenang semua, jangan ada anarkis. Perwakilan Perpat akan menemui pimpinan BP Batam dan akan segera menyampaikan aspirasi kita semua,” ujar koordinator lapangan dari atas mobil komando.
Mendengar arahan tersebut pengunjuk rasa kembali tenang dan memberikan jalan kepada 10 perwakilan Perpat untuk bertemu dengan Pimpinan BP Batam.
JEFRY HUTAURUK
JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus…
Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak…
Satu Tahun Hadir, First Club Berbagi 1.000 Sembako untuk Warga Sekitar BATAM - First Club…
MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…
KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…
This website uses cookies.