Categories: POLITIK

Demo Ribuan Warga di BP Batam, Polisi Siapkan Gas Air Mata

BATAM – Aksi unjuk rasa ribuan warga Baloi Kolam di depan Kantor BP Kawasan Batam mendapatan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian dan Petugas Ditpam, Selasa(19/7/2016) pagi.

 

Pantauan lapangan, aparat Kepolisian tampak mempersiapkan gas air mata untuk mengantisipasi kericuhan saat aksi unjuk rasa di depan kantor BP Batam.

 

Ratusan personil Polisi berpakaian lengkap dan petugas Ditpam BP Batam sudah bersiap di barisan untuk mengamankan aksi tersebut.

 

Beberapa unit kendaraan Sabhara dan Polisi Bermotor juga telah disiapkan di depan gedung BP Batam.

 

Saat berita ini diunggah, ribuan warga Baloi Kolam sedang menyampaikan aspirasnya di depan kantor BP Batam.

 

 

(RED/JEF)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

1 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

1 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

9 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

13 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

15 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

22 jam ago

This website uses cookies.