Categories: TEKNOLOGI

Deretan Aplikasi Terinfeksi Malware Goolingan di Android

JAKARTA – Kalangan peneliti sistem keamanan dari Check Point Software Technologies Ltd berhasil menemukan sebuah jenis baru virus Malware untuk ponsel Android, yang diketahui telah menginfeksi lebih dari satu juta akun Google.

Malware baru yang diberi nama Gooligan ini, mampu mengakses data sensitif pengguna dan mengambil alamat email. Dengan informasi yang diambil, peretas mampu mengambil dan mengakses data sensitif dari Gmail, Google Photos, Google Docs, Google Play, Google Drive dan G Suite.

“Jika akun Anda telah diterobos oleh Gooligan, instalasi yang bersih pada operating system (OS) sangat diperlukan. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi manufaktur atau provider telepon genggam anda,” kata Shaulov.

Laman Cnet merilis sejumlah aplikasi palsu yang terindikasi telah terinfeksi oleh serangan malware Gooligan. Berikut, sebagian aplikasi tersebut.

Perfect Cleaner, Demo, WiFi Enhancer, Snake, gla.pev.zvh, Html5 Games, Demm, Memory Booster, StopWatch, Clear, ballSmove_004, Flashlight Free, Touch Beauty, Demoad, Small Blue Point, Battery Monitor, UC Mini, Shadow Crush, Hip Good, Phone Booster, Setting Service, Wifi Master, Fruit Slots, System Booster, Dircet Browser, Funny Drops, Puzzle Bubble, Pet Paradise, GPS.

Light Browser Clean Master, YouTube Downloader, KXService, Best Wallpapers, Smart Touch, Light Advanced, SmartFolder, Youtubeplayer, Beautiful Alarm, PronClub, Detecting instrument, Calculator, GPS Speed, Fast Cleaner, Blue Point, CakeSweety, Pedometer, Compass Lite, Fingerprint Unlock, Assistive Touch, OneKeyLock, Wifi Speed Pro, Minibooster.

Kiss Browser, Weather, Chrono Marker, Slots Mania, Multifunction Flashlight, So Hot, Google, HotH5Games, Swamm Browser, Billiards, TcashDemo, Wifi Accelerate, Daily Racing, Talking Tom 3, Test, Hot Photo, QPlay, Virtual, dan Music Cloud.

BERITA SATU

Roni Rumahorbo

Recent Posts

Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…

58 menit ago

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

3 jam ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

19 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

24 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

1 hari ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

1 hari ago

This website uses cookies.