BATAM – Montigo Resort menutup jetty atau dermaga dari tamu hotel pasca roboh pada Kamis (7/11/2019).
Humas Montigo Resort, Purwono membenarkan bahwa pada Kamis sore, sekitar pukul 4 sore, jetty roboh hingga menyebabkan tamu yang sedang berfoto terjatuh.
Pasca roboh, akses menuju jetty langsung ditutup manajemen resort.
“Kita tutup jetty dari akses tamu dan diberi police line,” kata Purwono.
Ia menerangkan, peristiwa tersebut terjadi karena kondisi overload.
“Jetty roboh karena overload, seharusnya maksimal 30 orang yang boleh foto, saat kejadian itu ada 60 orang,” terangnya.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 13 orang warga negara Singapura yang mengalami luka dilarikan ke RS Bhayangkara.
Penanggungjawab IGD Rumah Sakit Bhayangkara, Bripda Indra mengatakan hingga malam ini terdapat satu korban yang masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara.
“Korban mengalami cedera fatal bada bagian kaki sebelah kanan atas nama Rohayati warga negara Singapura,” terangnya.
Korban direncanakan akan dirawat di Singapura pada Jumat, (8/11/2019).
“Besok akan dipulangkan ke negara asalnya untuk dilakukan perawatan disana,” katanya.
Penulis: Siska/Shafix
Editor: Abidin
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
This website uses cookies.