Categories: PERISTIWA

Dialog Polisi dan Pedagang Pasar Jodoh saat Pagar Dibongkar

BATAM – Para pedagang akhirnya secara sukarela membongkar pagar lahan di samping pasar Induk Jodoh usai unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Batam, Kamis (21/11/2019) siang. Pembongkaran pagar lahan seluas 0,57 Ha itu dilakukan dengan kawalan petugas Kepolisian.

Koordinator pedagang, Agung Wijaya menjelasan kepada pihak Kepolisian bahwa pembongkaran pagar tersebut sebelumnya telah mendapat izin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil rapat antara pedagang pasar dengan Disperindag dan Komisi I DPRD Batam pada Jumat (8/11/2019) yang lalu.

“Sesuai hasil kesepkatan, kalau seandainya mereka (pemerintah) gak bisa bongkar, ya pedagang secara sukarela membongkar sendiri. Itu kesepakatannya kemarin,” terang Agung kepada pihak Kepolisian saat pagar dibongkar.

Dijelaskannya, pedagang pasar Induk Jodoh tercatat sudah 21 hari belum mendapat kejelasan nasib pasca penggusuran 30 Oktober 2019 yang lalu.

“Pedagang ini kan sudah menunggu terlalu lama sejak penggusuran. Nasib pedagang ini belum jelas,” ucap dia.

Bahkan menurutnya ada beberapa poin kesepakatan yang disabotase dari hasil pembahasan bersama Disperindag dan Komisi I DPRD Kota Batam tersebut.

“Ada poin-poin yang disabotase dalam notulen rapat kemarin,” kata dia.

Untuk itu dirinya mengatakan kepada pihak Kepolisian bahwa sesuai kesepakatan, pedagang hanya meminta agar diizinkan menggunakan lahan tersebut.

“Lahan yang diminta pedagang itu cuma ini aja. Tidak ada urusannya dengan yang lain. Urusan pedagang hanya dengan Pemko,” katanya sambil menunjuk lahan yang dimaksud.

Seiring pembongkaran pagar, pihak Kepolisian khawatir jika tiba-tiba ada aksi keributan dari para pedagang. Kepolisian pun meminta para pedagang agar tetap menjaga ketertiban.

“Jadi saya harap dijaga ketertiban Kota Batam. Jangan ada tindakan-tindakan yang anarkis,” himbaunya.

Himbauan tersebut dijawab dengan hangat dan riuh oleh para pedagang. “Siap bu,” jawab mereka serempak.

 

 

 

(Shafix)

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

Dorong Transformasi Digital Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Resmi Luncurkan Dashboard DESY

PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III…

28 menit ago

Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru?

Jakarta, Januari 2026 - Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif yang…

43 menit ago

Sinergi Logistik Nasional: Stasiun Belawan Perkuat Mata Rantai Integrasi Kereta Api dan Jalur Laut

Di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem logistik nasional, Stasiun Belawan mengukuhkan posisinya sebagai titik krusial…

1 jam ago

Tokocrypto Publikasikan Saldo Simpanan, Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

Jakarta, 12 Januari 2026 — Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau…

2 jam ago

Jumlah Penumpang KAI Bandara Medan dan Yogyakarta Tumbuh 20 Persen Sepanjang 2025

PT Railink mencatat pertumbuhan signifikan jumlah penumpang sepanjang tahun 2025. Total penumpang KAI Bandara di…

4 jam ago

Perkuat Sinergi Bisnis, KAI Services dan PT Alihdaya Nusantara Solusi Raya Tandatangani Nota Kesepahaman

Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…

11 jam ago

This website uses cookies.