Categories: KarimunKEPRI

Diduga Minim Pengawasan, Rokok FTZ Bebas Beredar di Karimun

Karimun – Diduga minimnya pengawasan instansi terkait, peredaran rokok illegal yang tidak berlabel pita cukai atau FTZ (Free Trade Zone) alias Kawasan Bebas terhadap barang-barang yang masuk tanpa dikenai pajak sesuai zonasi dan kuota yang telag ditentukan oleh Badan Penguasaan (BP) Kawasan Kabupaten Karimun, masih marak beredar di diluar FTZ.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, Jumat (30/11/2018) di beberapa warung-warung penjual rokok, kerap ditemukan produk atau jenis rokok kawasan bebas yang masih beredar diluar kawasan FTZ wilayah Karimun.

Bahkan berdasarkan penelusuran media ini lagi, juga ada ditemukan rokok khusus kawasan bebas asak Batam dan Bintan. Padahal seharusnya pemasarannya harus di area wilayah yang ditentukan. Namun juga beredar di wilayah Karimun.

Salah seorang pemilik warung rokok eceran didaerah sekiran Jalan Poros Kecamatan Meral yang enggan menyebutkan namanya mengaku sudah lama menjual rokok tanpa Cukai atau FTZ tersebut. Disebutkan, rokok yang dijualnya, didapat dari salah satu sales rokok FTZ.

“Kami beli dari agen melalui salesnya. Kita jual karena peminatnya banyak karena harganya murah,” ungkapnya.

Namun saat ditanya dari mana mendapatkan rokok FTZ tersebut, pemilik warung tidak menyebutkan namanya. Hanya menyebutkan lokasi agen di daerah Sungai Raya Kecamatan Meral.

Adapun tokok yang dijumpai saat penelusuran diberbagai tempat dan lokasi, diantaranya, rokok Luffman, H-Mild, Top Ten, Ina Bold (Hitam dan Putih), S Mild (Merah dan Hijau) dan masih ada merek-merek lainya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari pihak agen maupun instansi terkait lainya. Bersambung… (Hasian)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

1 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

4 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

6 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

7 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

8 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

8 jam ago

This website uses cookies.