Categories: HUKRIM

Digerebek Polisi, Ini Pemilik Gelper Game Zone Centre

BATAM – swarakepri.com : Aparat Kepolisian Polresta Barelang telah melakukan penggerebekan di lokasi Gelanggang Permainan(Gelper) Game Zone Centre, Simpang Lima Nagoya karena terindikasi terjadi tindak pidana perjudian, Sabtu (19/9/2015) malam.

Puluhan pemain dan karyawan serta barang bukti telah diamankan Kepolisian dari Tempat Kejadian Perkara(TKP) dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Ironisnya tidak mudah untuk mengendus siapa pengusaha yang menjadi pemilik usaha gelper yang memiliki ratusan mesin gelper termasuk 2 mesin doraemon yang ditemukan Polisi saat penggerebekan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, pemilik usaha gelper Game Zone Centre diduga sama dengan pemilik gelper yang berada di lantai 2 Hotel Seruni yang digerebek Polda Kepri bulan oktober 2014 lalu.

“Lokasi itu yang punya KW dan AC,” ujar pengusaha gelper yang menolak namanya dipublikasikan.

Ia juga mengatakan bahwa untuk operasional di lokasi gelper, grup pengusaha ternama di Batam ini merekrut manager bernama AG,AL dan AH.

Selain pemilik usaha yang sama, ratusan mesin gelper yang digunakan di Game Zone Centre disinyalir sama dengan barang bukti mesin gelper Hotel Seruni yang sudah diputus Pengadilan Negeri Batam beberapa waktu lalu.

Sementara itu Kapolresta Barelang, Kombes Asep Safrudin ketika dikonfirmasi mengaku bahwa penyelidikan kasus gelper Game Zone Centre masih terus dilakukan penyidik.

“Penyelidikan masih terus dilakukan. Dalam waktu dekat hasilnya akan kita sampaikan ke masyarakat,” ujar Asep kepada swarakepri.com, Selasa(22/9/2015) malam.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta menegaskan bahwa penggerebekan yang dilakukan di lokasi Gelper Game Zone Center karena diduga kuat terjadi pertukaran uang.

“Berdasarkan informasi langsung dari personel dilapangan, kita melakukan penyelidikan. Sesuai dengan informasi yang diterima permainan ini diduga kuat terjadi pertukaran uang,” ujar Yoga kepada wartawan, Minggu(20/9/2015) sekitar pukul 00.30 WIB dilokasi kejadian.

Yoga mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap modus yang dilakukan pengelola gelper Game Zone Centre ini untuk melakukan dugaan pertukaran uang dalam permainan yang ada.

“Kita sudah mengamankan puluhan orang pemain yang bermain di mesin Doraemon dan barang bukti berupa uang dari TKP,” ujarnya.

Menurut Yoga, mesin jenis Doraemon dalam peraturan BPM-PTSP Batam tidak diperbolehkan untuk dioperasikan.

Ketika disinggung mengenai adanya izin yang dimiliki pemilik lokasi Gelper Game Zone Centre, Yoga mengaku akan mengecek ke pihak BPM-PTSP Batam.

“Kita akan cek izinnya ke BPM, sesuai apa tidak!” tegasnya.

Dikatakannya dari lokasi kejadian pihaknya akan mengamankan 1 unit mesin doraemon untuk dibawa Mapolresta Barelang sebagai barang bukti, sedangkan 100-an lebih mesin lainnya akan tetap berada di TKP namun diambil PCB nya.

“Yang dibawa 1 unit mesin jenis Doraemon, sedangkan sisanya kita ambil PCB nya,” ujar Yoga sambil memastikan bahwa lokasi Gelper Game Zone Center akan dipasang garis Polisi. (red/rudi)

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Logo IWO Resmi Terdaftar di Ditjen KI Kementerian Hukum

JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…

3 hari ago

Sidang Gugatan PTPN IV, Ahli Sebut Klaim Rp140 Miliar Terhadap Masyarakat Tidak Berdasar

RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…

5 hari ago

Di Balik Yayasan Jumat Pagi, Ada Sosok Ir. Novrizal dan Relawan yang Tak Pernah Lelah

LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…

6 hari ago

Umumkan Idul Fitri 31 Maret 2025, Ketua MUI Siak Hulu Juga Sampaikan Hal Penting ini

RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…

6 hari ago

Kerugian Negara Kasus Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar Masih Dihitung

BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…

1 minggu ago

PT. RBM Bangun Gedung Fakultas Kedokteran PTN Pertama di Kepri

KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…

1 minggu ago

This website uses cookies.