LONDON – Diego Costa dikenal sebagai pemain yang temperamen dan punya jiwa kompetitif tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Striker Chelsea itu adalah bomber yang haus gol, namun ia juga kerap jadi sorotan karena ulahnya memprovokasi lawan atau menunjukkan permainan kasar ketika sedang beraksi di atas lapangan.
Hal ini membuat sosok kelahiran Brasil itu tidak banyak disukai oleh suporter lawan, yang menilainya rela menghalalkan cara apapun untuk meraih kemenangan.
Dan menanggapi hal tersebut, Costa mengatakan bahwa sifat semacam itu sudah mendarah daging sejak dirinya masih berusia anak-anak.
“Mungkin anda bisa katakan itu muncul sejak saya biasa bermain di jalanan di Brasil, bermain bersama saudara dan sepupu saya,” tutur Costa menurut The Mirror.
“Saya selalu ingin menang. Semua orang punya sedikit hal itu dalam diri mereka, namun saya memiliki lebih banyak keinginan untuk menang. Kadang saya berlebihan, jika ada dua orang yang sama-sama ingin menang namun jika mereka tidak ingin, itu bukan masalah besar untuk mereka.” lanjutnya.
“Saya berbeda. Saya ingin menang dan saya sudah melakukan itu sejak kecil. Saya tidak tahu apakah itu mengalir di darah saya atau hanya bagian dari karakter.” tutupnya.
Sumber : BOLA.NET
Jakarta, April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah…
BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
This website uses cookies.