BATAM – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub ) Kota Batam Zulhendri meminta elemen masyarakat memberikan kritikan dan penilaian secara objektif terkait keberadaan parkir liar yang ada.
“Ya, harus obyektif penilaiannya,” ujarnya menanggapi adanya kritikan dari Mahasiswa, Ormas dan DPRD Batam terkait parkir liar, seusai acara pemaparan tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) di ruang Presentasi Lantai V Kantor Wali Kota Batam, Jumat(2/9/2016) siang.
Seharusnya kata dia, orang yang bisa memberikan tanggapan dan masukan harus berkompetensi di dalam bidang terkait, sehingga bisa menanggapi secara profesional.
“Harus mengerti, minimal sarjana transportasi, dan ada basic pelaku transportasi. Bagaimana mungkin memberi penilaian, kalau tidak objektif cara menilainya,” jelasnya.
Baca : Parkir Liar Marak di Batam, Ini Tanggapan Anggota KIP Kepri
Meski demikian, dia mengaku siap menerima masukan dari masyarakat, seperti kelompok Mahasiswa, Dosen Akademik, Ormas, LSM maupun Anggota DPRD Kota Batam.
“Asalkan itu kritik yang membangun dan objektif,” jelasnya.
Baca : LIRA Dukung Kadishub Batam Dicopot
Disinggung soal maraknya parkir liar di hampir setiap sudut Kota Batam, yang sudah menimbulkan banyak korban, Zulhendri mengatakan hal tersebut diakibatkan kurangnya kesadaran masyarakat.
“Ada rambu di larang parkir, mereka masih tetap parkir, inikan perilaku kesadaran masyarakat yang masih rendah,” pungkasnya.
Baca : Mahasiswa Desak Kadishub Batam Dicopot
Berita sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto mengaku sangat kecewa dengan laporan Pemerintah Kota terkait Pendapatan Asli Daerah(PAD) dari retribusi parkir.
“Saya sangat kecewa sekali, selama ini parkir liar semakin marak di Batam. Selain merugikan masyarakat, retribusinya untuk menggenjot PAD juga nihil,” ujarnya kepada Swarakepri.com seusai menghadiri acara Paguyuban Warga Sejatim Batam di Kepri Mall, Sabtu (20/8/2016) malam.
(RED/DRO)
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…
Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…
Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…
Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…
BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…
BRI terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu…
This website uses cookies.