PAYAKUMBUH – Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, menemukan sebanyak ada enam kasus demam berdarah (DBD) di daerah sepanjang 2019.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Elzadaswarman mengatakan bahwa sejauh ini kasus DBD di Payakumbuh belum menyebabkan korban meninggal.
“Akibat perubahan cuaca dalam beberapa waktu terakhir menjadi sebagai salah satu penyebabnya,” ujarnya, Sabtu(9/2/2019).
Elzadaswarman mengimbau kepada warga untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam mencegah berjangkitnya penyakit DBD.
“Kami imbau kepada warga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk terutama di tempat-tempat nyamuk air bersih karena nyamuk DBD ini hidup di sumber air bersih,” jelasnya.
Ia meminta masyarakat juga memperhatikan gejala-gejala DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepada otot, sakit kepala parah dan sakit pada bagian belakang mata.
“Kalau memang sudah ada gejala tersebut segera datang ke kantor pelayanan kesehatan setempat, jangan ditunggu sampai parah dulu,” imbaunya.
Ia menyebut untuk fogging dilakukan ketika kasus DBD sudah termasuk kategori luar biasa dengan penderita yang cukup banyak.
“Untuk saat ini kita belum perlu melakukan fogging untuk membunuh jentik-jentik nyamuk karena belum terlalu parah,” terangnya.
Kasus DBD sendiri memang sering terjadi ketika memasuki musim hujan, seperti yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan.
“Agar kasus DBD tidak berkembang diperlukan usaha dan kerja sama dari masyarakat untuk menanggulangi permasalahan,” kata dia.
Penulis : Rio
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…
Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…
Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam bidang Kecerdasan Buatan. Pada 16 Juli…
Bekerja sebagai freelancer menawarkan fleksibilitas, tetapi penghasilannya sering kali tidak tetap. Karena itu, cara mengatur…
MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1…
ONESIA menggelar rangkaian kegiatan sosial pada akhir Juni 2026 melalui dua agenda yang berfokus pada…
This website uses cookies.