Ilustrasi BP Batam
BATAM – Pemerintah pusat melalui Dewan Kawasan akan melakukan perombakan Badan Pengusahaan(BP) Batam. Hal itu sejalan dengan Keputusan Presiden(Kepres) nomor 8 tahun 2016.
Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menegaskan pihaknya akan merombak direksi BP Batam untuk membenahi, mengatur dan juga membuat Batam lebih menarik bagi investor.
“Hal-hal secara prinsip selama ini menjadi keluhan investor akan dilakukan pembenahan oleh Dewan Kawasan,”jelas Pramono beberapa hari lalu.
Pramono menjelaskan Dewan Kawasan akan membentuk Badan Pengusahaan yang lebih baik. Tujuannya agar kegiatan usaha dari investor lokal maupun asing bisa lebih produktif dan terjaga tanpa ada tumpang tindih aturan dengan pemerintah daerah.
“Mereka (Dewan Kawasan) bisa secara operasional melakukan pembenahan itu,” kata Pramono.
Selain melakukan pembenahan, Dewan Kawasan juga akan melakukan audit terhadap BP Batam. Karena pemerintah pusat tidak ingin pembenahan sampai dengan proses transisi BP Batam tidak ingin ada kebijakan apapun yang bisa merugikan pihak manapun.
“Dewan kawasan akan melakukan audit BP Batam,” jelas Pramono.
Nasib BP Batam sendiri akan ditentukan pada Senin (14/3/2016) besok. Rencananya pemerintah yang diwakili oleh para menteri terkait, panglima tinggi TNI, dan Kapolri akan melakukan sosialisasi ke wilayah industri dan perdagangan tersebut.
(red/OBN)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.