BATAM – Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) RI, Wiratno memberikan tanggapan terkait adanya pematangan lahan untuk pengembangan kawasan industri dan hunian(villa) di dekat kawasan Hutan Konservasi di Kota Batam.
“Kalau Villa itu dibangun di luar kawasan hutan konservasi tidak masalah. Tapi Villa itu ya harusnya tidak dibangun tanpa pohon di sekitarnya. Begitu juga dengan bangunan lain seperti pabrik, ya harus ada ruang terbuka hijau. Sehingga dia juga akan berfungsi untuk memanen air,” ujarnya kepada SwaraKepri usai meresmikan lokasi Aero Sport atau venue paralayang di Bukit Gendang, Sembulang, Batam, Sabtu(27/11/2021).
“Jadi mengintensifkan pemanfaatan ruang di seluruh ruang, ada villa ada pabrik harus ada ruang terbuka hijau, sehinggga dia bisa panen air,”lanjutnya.
Kata dia, hal kedua yang harus diperhatikan adalah design panen air. “Jadi air hujan ini harus dipanen melalui berbagai macam bentuk konstruksi rumah yang bisa panen air, sehingga airnya tidak mengalir hilang tapi bisa dipanen dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Ketiga, kata dia, harus ada kajian detail dan komprehensif tentang kebutuhan air dan sumber-sumber air. Pasalnya, kata dia, ada Dam yang harus dijaga, dan dipelihara agar airnya tetap ada.
“Dam ini harus dijaga dan dipelihara agar airnya tetap terjaga. Saya kira Batam Batam kuncinya air, dan tidak ada gunanya industri tanpa pelestarian sumber-sumber air dan membuat sumber-sumber air baru,”tegasnya.
“Dam itu harus ada dari kecukupan vegetasi, dan perencanaan Kota Batam salah satu pertimbangannya air. Kecuali dia mampu mendestilasi air laut yang sangat mahal,”jelasnya,
Page: 1 2
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.