Categories: KEPRI

Diskominfo Kepri Akan Gelar Pameran TI

TANJUNGPINANG-Dinas Kominfo Kepri bakal menggelar pameran teknologi informasi. Tak hanya diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri saja, bakal menggandeng operator telekomunikasi, instansi pendidikan hingga komunitas.

“Pameran ini insya allah akan digelar pada Februari nanti, untuk mempublikasikan kemajuan teknologi informasi khususnya yang telah dicapai Pemprov Kepri,” ujar   Kepala Dinas Kominfo Kepri, Zulhendri, Rabu (9/1/2019).

Nantinya masyarakat dapat melihat secara langsung pelayanan secara elektronik yang digelar Pemprov Kepri. Di samping itu pameran tersebut untuk mendorong OPD di lingkungan Pemprov Kepri untuk melaksanakan keterbukaan informasi publik melalui website OPD.

Saat ini dari 41 OPD di Pemprov Kepri, baru 26 OPD saja yang telah memiliki website maupun aplikasi. Di samping itu juga Diskominfo juga mengajak komunitas IT di Kepri untuk ikut serta pada pameran yang rencananya akan digelar selama tiga hari tersebut.

“Kalau ada komunitas IT bisa bergabung juga. Bisa memberikan couching clinique atau pelatihan on the spot tentang IT. Silahkan nanti hubungi Kominfo Kepri,” sebut Zulhendri. Pameran teknologi informatisi ini adalah tindak lanjut dari peluncuran Kepri Smart Province (KSP) pada 3 Januari 2018 lalu.

Dari sembilan produk yang telah diluncurkan, tujuh diantaranya telah berhasil diwujudkan. Diantaranya adalah KCS (Kepri Cyber System) yang akan menjadi cikal bakal E-Office di lingkungan Pemprov Kepri.

“KCS ini adalah pelayanan Kominfo dalam bidang infrastruktur dan teknologi. Termasuk didalamnya pengelolaan data center, pengelolaan domain dan sub domain di lingkungan Pemprov Kepri,” jelasnya.

Dengan demikian OPD tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk menyewa hosting, untuk mengelola website maupun aplikasi. Untuk permintaan alamat sub domain bagi OPD dan juga administrasi terkait jaringan teknologi informasi, juga tak perlu lagi melalui sistem surat menyurat kenvensional.

“Untuk penambahan bandwidth atau ada permasalahan jaringan dapat dilakukan melalui KCS. Untuk proses administrasi cukup 30 menit saja. Sedangkan untuk teknis secepatnya akan dikerjakan,” sebutnya lagi.

Ke depan, Diskominfo Kepri bertekad akan terus memberikan inovasi untuk menuju pemerintahan secara elektronik (e-government). Termasuk untuk merampungkan dua produk Dinas Kominfo yaitu Kepri Digital Exhibition (KDE) dan Kepri coworking space pada 2019 ini.

Sumber : pemprov kepri
Editor    : Siska

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

7 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

12 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

13 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

20 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

22 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

1 hari ago

This website uses cookies.