Categories: BATAM

Ditemui Komnas HAM, Ini 4 Harapan Warga Sembulang Rempang

BATAM – Tim Komisi Nasional Hak Asasi Manusia(Komnas HAM) bertemu dengan warga Pasir Merah Kelurahan Sembulang, Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau untuk mengumpulkan informasi terkait sengketa lahan di Pulau Rempang, Sabtu 16 September 2023.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sikap tetap menolak relokasi, meminta tim terpadu untuk tarik diri dari Rempang, meminta warga yang ditahan Polisi dilepaskan dan menghentikan tim terpadu meminta warga mendaftar relokasi.

Mendengar hal itu, Komisioner Mediasi Komnas HAM, Prabianto Mukti Wibowo berharap warga untuk bisa tenang.

“Sekarang kita lihat dengan mata kepala sendiri ada pos keamanan disana. Tapi sepanjang mereka tidak melakukan kekerasan kepada Bapak Ibu, kita mohon warga untuk tetap tenang dulu,”ujarnya.

Meski demikian, Komnas HAM berharap agar warga ada keinginan untuk berdialog dengan pihak Pemerintah.

“Komnas HAM akan memfasilitasi adanya dialog, untuk saat ini Bapak Ibu posisinya adalah tetap menolak relokasi, itu kami data, nanti akan kami bicarakan dengan pihak pemerintah,”jelasnya.

“Saya tidak tahu apakah Bapak Ibu ada pemikiran dimusyawarahkan dengan para tokoh masyarakat bagaimana menghadapi situasi ini supaya ada penyelesaian yang baik,”lanjutnya.

ditemu

Prabianto juga sempat menanyakan soal dokumen dan bukti kepemilikan lahan kepada warga. Kemudian dijawab warga “Alas Hak ada Pak!”.

“Kalau ada paling tidak bisa membuktikan kalau Bapak Ibu sudah tinggal di wilayah ini. Itu nanti bahan kami untuk berjuang di kantor pertanahan,”ucapnya.

Ia mengatakan terkait masalah tenggang waktu(pengosongan lahan) sebelum tanggal 28 September, Prabianto berharap warga bisa tenang sambil menunggu hasil pembicaraan Komnas HAM dengan pihak pemerintah.

Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Putu Elvina meminta warga untuk melapor ke Komnas HAM jika ada upaya represif dari aparat keamanan.

“Kami membuka diri untuk pelaporan-pelaporan terkait hal tersebut. Kami akan berkomunikasi dengan pemerintah. Intinya Komnas HAM tetap menghormati keputusan Bapak Ibu,”tandasnya./Shafix

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

6 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

10 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

12 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

12 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

13 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

13 jam ago

This website uses cookies.