Categories: Tanjung Pinang

DPRD Kepri: Daya Tampung SMA/SMK Negeri di Batam Sangat Terbatas

TANJUNGPINANG-Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Burhanuddin Nur, mengaku khawatir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2020 di Batam akan bergejolak kembali, akibat terbatasnya daya tampung SMA/SMK Negeri yang ada di daerah tersebut.

“Jumlah kelulusan SMP di Batam mencapai sekitar 16 ribu siswa. Sementara daya tampung SMA/SMK Negeri hanya pada angka lima ribu siswa. Artinya ada sekitar 10 ribu siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri,” ujar Burhanuddin Nur di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Jumat.

Politai Partai Demokrat itu mengharapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri mengantisipasi agar PPDB SMA/SMK di Batam tahun ini tidak terjadi gejolak.
Apalagi dengan adanya ketentuan zonasi yang harus diterapkan pada tahun ini.

Menurut dia, jika dikalkulasikan dengan sekolah swasta di Batam, kapasitasnya masih cukup. Persoalannya adalah bagi masyarakat sekolah negeri tentu menjadi buruan. Sementara daya tampung sangat terbatas.

Ia mengatakan meskipun tahun ini ada sejumlah Ruang Kelas Baru (RKB) dan Unit Sekolah Baru (USB) di Batam, tetap saja belum mampu untuk memenuhi ekspektasi masyarakat. Polemik PPDB hanya terjadi di Batam, sedangkan daerah lain tidak terjadi, karena di kabupaten/kota yang lain daya tampung masih cukup, sehingga potensi gejolak sangat kecil.

Dia menambahkan, persoalan yang perlu diantispasi adalah mengenai pendaftafan secara online.

Karena itu dia meminta Disdik Kepri memberikan penjelasan, baik itu mengenai zonasi maupun terkait sistem pendaftaran berbasis online.

“Kita tidak ingin Disdik menjadi sasaran kemarahan masyarakat. Maka dari itu, perlu persiapan yang matang,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisdik Kepri, Muhammad Dali, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan memberikan penjelasan kepada masyarajat terkait teknis PPDB Tahun ini, baik itu mengenai masalah zonasi maupun sistem pendaftaran berbasis online, begitu juga daya tampung sekolah negeri di kabupaten/kota se-Kepri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini disadur dari https://kepri.antaranews.com/berita/56772/anggota-dprd-daya-tampung-smasmk-negeri-di-batam-sangat-terbatas

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

11 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

15 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

17 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

17 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

18 jam ago

This website uses cookies.