BATAM-Perekonomian Batam mulai pulih setelah anjlok dua tahun belakangan. Kini perekonomian kota industri ini tumbuh hampir di angka 5 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam Rahyudin mengatakan, hingga saat ini, pertumbuhan ekonomi Batam sudah di angka 4,72 persen. Angka itu hampir mencapai target pemerintah, 5 persen.
“Ini bagus, karena kita (Batam) tidak terdampak gejala resesi, buktinya ekonomi Batam tumbuh,” ujarnya, Rabu (13/11/2019).
Ia mengungkapkan, secara keseluruhan, ekonomi Batam mulai bangkit lagi dari sebelumnya pernah terpuruk di angka 2,19 persen pada 2017 dan berangsur naik di tahun 2018 di angka 4,5 persen dan saat ini mencapai 4,72 persen.
“Mudah-mudahan nanti pertumbuhan ekonomi Batam naik di atas nasional. Saat ini secara nasional di angka 5,01,” ujarnya.
Melihat dari pertumbuhan ekonomi sebelumnya, Batam selalu di atas nasional. Ia mengungkapkan, Batam pernah mencapai 7,16 persen di 2014. Lalu turun menjadi 6,87 persen pada 2015, 5,43 persen pada 2016, dan 2,19 persen pada 2017. Namun sejak pada 2018, ekonomi Batam kembali naik menjadi 4,5 persen.
“Jika dilihat cera umum dari tahun 2014, memang pertumbuhan ekonomi sekarang tidak signifikan, namun sudah mulai merangkak naik,” ujarnya.
Ia mengajak semua sektor termasuk pariwisata untuk terus meningkatkan perekonomian daerah ini. Khsusu untuk sektor ekspor dan impor, yang berperan banyak dalam pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak berdampak pada resesi global yang banyak dialami negara-negara tetangga.
“Singapura terdampak, jangan sampai virus resesi ini menular ke Batam. Jika negara-negara tetangga mengalami kemerosotan seperti saat ini dikhawatirkan ekspor dan impor akan ikut dikurangi,” kata dia. (red)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.