Categories: BISNIS

Ekspansi ke NTB, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan dan Perkuat Dampak Sosial

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat seiring dengan ekspansi jaringan dan penguatan layanan pembiayaan di berbagai wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang kali ini disalurkan kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (5/3).

Dalam kegiatan tersebut, BRI Finance menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan anak-anak di lingkungan sekitar operasional perusahaan. Bantuan diserahkan oleh perwakilan BRI Finance, Ari Prayuwana, kepada Ketua Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram, Ir. H. Subandriyo.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk tumbuh secara berkelanjutan bersama masyarakat. “Melalui program TJSL ini, kami ingin memberikan dukungan nyata kepada anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram agar tetap memiliki motivasi dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Kehadiran BRI Finance di Mataram diharapkan tidak hanya memperkuat layanan pembiayaan, tetapi juga memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan TJSL ini juga menjadi bagian dari rangkaian peresmian Kantor Cabang (KC) Mataram yang berlokasi di Jl. Brawijaya No.005A, Cakranegara Selatan, Kota Mataram. Pembukaan kantor cabang tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dari sisi makro ekonomi, Kota Mataram menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif. Pada tahun 2024, kota ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,12% dan menargetkan peningkatan hingga 8% pada tahun 2030, dengan fokus pada pengembangan ekonomi hijau serta pengurangan kesenjangan. Selain itu, Mataram juga tercatat sebagai kota paling maju kedua di luar Pulau Jawa pada tahun 2024 dengan indeks daya saing mencapai 4,29 poin.

Dinamika ekonomi daerah turut diperkuat oleh keberagaman sosial dan budaya masyarakat yang merupakan perpaduan suku Sasak, Bali, serta pengaruh Tionghoa dan Arab. Kondisi ini menciptakan ekosistem ekonomi yang adaptif dan resilien. Di sisi lain, potensi sektor kriya bernilai tambah seperti tenun ikat, songket Lombok, dan mutiara Lombok juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang kompetitif.

Melalui kehadiran Kantor Cabang Mataram dan implementasi berbagai program sosial, BRI Finance optimistis dapat memperluas perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pelindo Multi Terminal Perkuat Keamanan Operasional Pelabuhan Bagendang

PT Pelindo Multi Terminal Branch Bumiharjo Bagendang terus memperkuat keamanan dan keandalan operasional pelabuhan melalui…

52 menit ago

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Perkara Dju Seng Ditunda

BATAM - Sidang pembacaan tuntutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung…

2 jam ago

Strategi Pendanaan yang Pruden Jaga Kinerja BRI Finance di Tengah BI Rate Tinggi

Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati…

2 jam ago

BRI Finance Salurkan Bantuan, Dukung Pemulihan Pasca Gempa di Kabupaten Sigi

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 menyebabkan kerusakan…

3 jam ago

Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026

Investasi hilirisasi bauksit menjadi motor utama pertumbuhan investasi nasional pada triwulan II 2026. Realisasi investasi…

4 jam ago

Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

e Signature membantu perusahaan mempercepat proses administrasi dengan mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik dan tanda…

4 jam ago

This website uses cookies.