Categories: BISNIS

Epson Dinobatkan sebagai Top 100 Global Innovator

JAKARTA – Seiko Epson Corporation masuk ke dalam daftar Top 100 Global Innovators 2016 yang diumumkan oleh Clarivate Analytics yang ada di Philadelphia, yang sebelumnya dikenal sebagai Intellectual Property & Science business of Thomson Reuters.

Epson pertama kali masuk ke dalam daftar Top 100 Global Innovators di tahun 2011 dan hal tersebut terus berlanjut sampai saat ini.

Dalam siaran pers yang diterima SWARAKEPRI.COM, Kamis(6/4), terpilihnya Epson ke dalam daftar Top 100 Global Innovators meliputi 4 kriteria utama yaitu volume penjualan, keberhasilan, globalisasi dan pengaruh. Epson sendiri dipilih terutama dinilai dari tingkat keberhasilannya, dimana rasio paten diberikan berdasarkan jumlah aplikasi yang diajukan.

Epson mencatat sekitar 4.000 aplikasi paten dalam setahun. Aplikasi paten ini memegang dan menjaga sekitar 50.000 paten secara global dan bekerjasama dengan lembaga paten di 20 negara atau lebih.

Pada peringkat paten untuk tahun fiskal 2015, Epson berada di peringkat ke-7 di Jepang untuk jumlah hak paten, peringkat 16 di Amerika Serikat dan peringkat 15 di China (diantara perusahaan asing).

Epson memiliki kemampuan IP kelas dunia dan merupakan pemimpin industri pada kuantitas dan kualitas paten pada kategori produk seperti printer inkjet dan proyektor.

Toshiya Takahata, Executive Officer and General Administrative Manager of Epson’s Intellectual Property Division mengaku sangat senang dan bangga Epson kembali mendapat kehormatan sebagai salah satu perusahaan yang terdaftar pada Top 100 Global Innovators. Strategi bisnis dan strategi kekayaan intelektual Epson yang terkait erat dengan Visi Korporasi Epson 25.

“Akuisisi paten berkualitas tinggi yang berkontribusi terhadap bisnis kami, merupakan prioritas utama bagi kami. Saya rasa Claritive Analytics mampu melihat dan menghargai apa yang sudah Epson lakukan dan karena itulah sekali lagi Epson masuk dalam daftar Top 100 Global Innovators,” jelasnya.

Ia mengatakan kekayaan intelektual memperluas potensi bisnis Epson untuk saat ini dan yang akan datang. Divisi Kekayaan Intelektual akan terus bekerjasama dengan departemen penelitian dan pengembangan untuk mencapai tujuan Epson, yaitu menjadi perusahaan yang sangat dibutuhkan dengan menciptakan produk dan layanan yang membantu dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Clarivate Analytics melakukan analisa tren kekayaan intelektual dan paten berdasarkan data ekslusif untuk menentukan perusahaan dan institusi paling inovatif didunia. Analisanya sendiri meliputi empat kriteria utama yaitu volume, keberhasilan, globalisasi dan pengaruh. Dimulai tahun 2011, Top 100 Global Innovators telah memasuki tahun ke enam.

 

Editor : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai

Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui PT KPBN melaksanakan kegiatan stock opname…

6 jam ago

Bittime Tanggapi Drama Pasar Aset Kripto, Ingatkan Pentingnya Literasi dan Strategi Investasi Berkelanjutan

Pasar aset kripto global terpantau tengah berada dalam posisi yang rawan menjelang akhir bulan Januari…

6 jam ago

Pelabuhan Parepare Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

Parepare, Januari 2026 - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Parepare memastikan seluruh layanan terminal…

8 jam ago

Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna

Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers…

9 jam ago

India Rayakan Hari Republik ke-77 di Jakarta, Tegaskan Kemitraan Strategis dengan Indonesia

Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan perayaan Hari Republik India ke-77 di JW Marriott Hotel…

9 jam ago

Direksi KAI Services Gelar Pertemuan Bersama Komunitas Pengguna KRL di Gambir

Direksi PT Reska Multi Usaha (KAI Services) menggelar pertemuan bersama komunitas pengguna KRL di Loko…

10 jam ago

This website uses cookies.